Sahur dan Berbuka Hemat ala Mahasiswa Kos di Bulan Ramadan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Makanan Hemat Mahasiswa Kos di Bulan Ramadan, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Makanan Hemat Mahasiswa Kos di Bulan Ramadan, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Bulan Ramadan menjadi momen penuh tantangan bagi mahasiswa kos. Tanpa dukungan keluarga, mereka perlu mengatur sahur serta berbuka dengan anggaran terbatas. Meski demikian, melalui pengelolaan tepat, kebutuhan gizi tetap terpenuhi tanpa pengeluaran berlebihan.

Pertama, sahur menjadi waktu penting untuk mengisi energi sebelum puasa seharian. Menu sederhana seperti nasi, telur, serta sayur tumis sering menjadi pilihan karena praktis dan mengenyangkan. Oleh karena itu, sahur tidak boleh terlewat agar tubuh tetap kuat hingga waktu berbuka.

Selanjutnya, berbuka sebaiknya diawali kurma atau air putih untuk memulihkan energi bertahap. Namun, hindari langsung menyantap makanan berat dalam porsi besar karena berisiko mengganggu pencernaan. Setelah itu, konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum serta protein sederhana seperti tempe atau ayam.

Dalam hal keuangan, anggaran makan harian mahasiswa kos umumnya berkisar Rp20.000–Rp30.000. Dengan demikian, jumlah tersebut cukup apabila dikelola bijak melalui belanja pasar tradisional yang relatif murah. Menyimpan stok beras, telur, serta minyak goreng membantu menekan pengeluaran mendadak.

Baca Juga Berita :  Lailatul Qadr: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Selain itu, penggunaan rice cooker multifungsi memudahkan proses memasak dalam kamar kos. Alat tersebut dapat menumis, merebus, hingga mengukus tanpa perlu banyak peralatan dapur. Bahkan, kegiatan buka bersama kampus atau masjid sekitar menjadi alternatif hemat sekaligus memperluas relasi sosial.

Akhirnya, melalui kreativitas serta strategi sederhana, mahasiswa kos mampu menjalani Ramadan secara hemat, bergizi, serta tetap produktif. Fakta keseharian menunjukkan keterbatasan bukan penghalang, melainkan peluang belajar mandiri serta beradaptasi. (*)

*Reporter: Nur Hafizhah

Berita Terkait

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes
Ibadah Haji Jadi Impian Umat Islam dari Berbagai Negara
Tradisi Pembagian Daging Kurban Jadi Ciri Khas Idul Adha
Perayaan Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong di Masyarakat
Idul Adha, Hari Raya Kurban Umat Islam
Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal
Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus
Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:25 WITA

Ibadah Haji Jadi Impian Umat Islam dari Berbagai Negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:07 WITA

Tradisi Pembagian Daging Kurban Jadi Ciri Khas Idul Adha

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:35 WITA

Perayaan Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong di Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WITA

Idul Adha, Hari Raya Kurban Umat Islam

Berita Terbaru

Potret Tim Hukum Bisnis pada Ajang Lomba Essay Competition (Foto: Ist.)

Prestasi

Tim Mahasiswa Hukum Bisnis Raih Prestasi Essay Competition

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WITA

Kondisi Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik yang hingga kini Mangkrak dan Tak Terurus, (Foto: Hafid Budiawan)

Fakultas Teknik

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Potret Salah Satu Pementasan Drama, (Foto: Muhammad Yusran)

Kilas Kampus

Mahasiswa JBSI Gelar Pentas Drama Tahunan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:50 WITA