Rahasia Turun Berat Badan yang Diam-diam Dipakai Anak Kos

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 01:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan dan peralatan pendukung program Diet (Foto: int)

Ilustrasi makanan dan peralatan pendukung program Diet (Foto: int)

PROFESI-UNM.COM– Anak kos identik dengan hidup serba hemat, praktis, dan sering kali serba terbatas, termasuk urusan menjaga berat badan. Meski begitu, banyak mahasiswa mengaku tetap bisa menjalankan gaya hidup sehat dengan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan tanpa biaya besar. Tren ini semakin populer karena dianggap lebih realistis untuk kehidupan anak kos yang padat aktivitas.

Banyak mahasiswa memilih metode budget friendly seperti mengatur porsi makan, memilih bahan makanan murah namun bergizi, serta rutin melakukan aktivitas fisik ringan di sela kuliah. Cara ini dinilai efektif karena tidak membutuhkan alat maupun keanggotaan gym yang mahal.

Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah mengganti camilan tinggi gula dengan makanan sederhana yang mudah ditemukan di warung sekitar kos. Buah potong, roti gandum, atau kacang-kacangan menjadi pilihan populer karena murah dan lebih sehat. Selain itu, anak kos juga mulai membiasakan minum air putih yang cukup untuk mengurangi keinginan makan berlebih.

Metode lain yang cukup efektif yakni memasak menu sederhana sendiri. Banyak anak kos mencoba membuat makanan seperti tumis sayur, telur rebus, dan oatmeal instan yang dinilai bergizi dan murah. Meski kemampuan memasak terbatas, mereka tetap berusaha menyesuaikan dengan peralatan minim yang tersedia di kos.

Tidak hanya soal makanan, aktivitas fisik ringan juga menjadi andalan. Banyak mahasiswa memilih olahraga gratis seperti jogging di sekitar lingkungan kos, workout singkat mengikuti video di internet, hingga berjalan kaki ke kampus. Aktivitas ini dianggap cukup untuk menjaga tubuh tetap aktif tanpa perlu biaya tambahan.

Baca Juga Berita :  Beasiswa 24 Juta/Tahun, Simak Cara Daftar ScholarFlip!

Selain itu, tidur cukup juga menjadi bagian penting dalam pola hidup sehat yang dijalani anak kos. Mereka menyadari bahwa begadang berlebihan dapat memicu peningkatan berat badan karena pola makan menjadi tidak teratur.
Dengan berbagai keterbatasannya, anak kos membuktikan bahwa menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan cara sederhana dan murah.

Meskipun tidak seketat program diet profesional, langkah-langkah praktis ini dinilai cukup efektif membantu menjaga berat badan tetap ideal. Gaya hidup sehat ala anak kos kini menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lain yang ingin tetap bugar tanpa harus merogoh kocek dalam. (*)

*Reporter : Angnis Arimayanti

Berita Terkait

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama
Tips Cerdas Menyaring Propaganda
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa
Persiapan Mahasiswa Menyambut Semester Baru
Mengisi Waktu Libur Kuliah dengan Kegiatan Produktif
Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial di Tengah Inflasi
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:41 WITA

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:10 WITA

Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:00 WITA

Tips Cerdas Menyaring Propaganda

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:42 WITA

Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:30 WITA

Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa

Berita Terbaru

Potret Pamflet Pendaftaran Volunteer Kopma Festival 2026, (Foto:Int.)

Kopma

Kopma Festival 2026 Ajak Mahasiswa Jadi Volunteer

Senin, 22 Jun 2026 - 23:42 WITA

Potret Pamflet SI-KONSEN Manajemen, (Foto:Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen FEB Luncurkan SI-KONSEN, Permudah Mahasiswa Tentukan Konsentrasi Studi

Senin, 22 Jun 2026 - 23:31 WITA

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA