Mudik sebagai Sejarah dan Maknanya bagi Masyarakat Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Suasana Masyarakat Mudik,(Foto: Ai.)

Potret Suasana Masyarakat Mudik,(Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM– Tradisi mudik yang oleh jutaan masyarakat Indonesia setiap tahun menyimpan sejarah panjang yang berakar pada ikatan budaya, sosial, dan spiritual bangsa. Jauh sebelum dikenal seperti sekarang, perjalanan pulang kampung ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusantara.

Kata mudik sendiri berasal dari bahasa Melayu udik yang berarti hulu sungai atau pedalaman. Di masa lampau, perpindahan penduduk mengikuti aliran sungai sebagai jalur utama transportasi, sehingga pergi ke arah udik berarti pulang menuju asal-usul.

Seiring perkembangan zaman, makna mudik meluas menjadi simbol kepulangan ke kampung halaman, tanpa memandang arah maupun roda transportasi masyarakat gunakan. Tradisi ini kian menguat seiring gelombang urbanisasi besar-besaran pasca kemerdekaan, ketika jutaan warga desa berduyun-duyun merantau ke kota besar demi mencari penghidupan.
Namun jauh dari hiruk pikuk kota, ikatan emosional dengan kampung halaman tetap terjaga.

Mudik menjadi jembatan antara kehidupan urban dan akar budaya yang ditinggalkan. Bagi umat Muslim, kepulangan ini sekaligus menjadi momen ziarah kubur, memohon maaf kepada orang tua, dan mempererat silaturahmi untuk nilai yang sangat dijunjung tinggi dalam ajaran Islam.

Tak hanya bernilai spiritual, mudik juga membawa dampak ekonomi yang nyata. Uang dari pemudik dari kota ke desa dalam bentuk oleh-oleh. Selain itu, juga tunjangan hari raya menjadi stimulus ekonomi pedesaan yang signifikan setiap tahunnya.

Baca Juga Berita :  Pendaftaran KIP-K 2025 Telah Dibuka

Di mata dunia, fenomena mudik Indonesia bahkan merupakan sebagai salah satu migrasi manusia terbesar di muka bumi. Pada tahun 2024, Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 193 juta pergerakan pemudik. Pergerakan ini merupakan sebuah angka yang mencerminkan betapa kuatnya tradisi ini berakar di tengah masyarakat.

Di tengah arus modernisasi, satu hal yang tidak pernah berubah dari tradisi mudik adalah kerinduan pada rumah. Kerinduannya seperti pada masakan ibu, bahasa daerah, dan kehangatan keluarga yang tidak tergantikan oleh kemewahan kota sekalipun. (*)

*Reporter: Azizah Auliyah

Berita Terkait

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas
Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus
Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan
Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa
Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas
Tingkatkan Peluang Lolos, Ini Langkah Mempersiapkan Seleksi Beasiswa
Inovasi Mahasiswa Dorong Solusi Kreatif bagi Masyarakat
Suka Manis Tetap Bisa Diet dengan Pilihan yang Lebih Sehat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:35 WITA

Tips Menyimpan Sayuran agar Tetap Awet bagi Anak Kos Tanpa Kulkas

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tips Menghadapi Cuaca Panas Saat Beraktivitas di Kampus

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:54 WITA

Kenali Beberapa Beasiswa Pemerintah yang Bisa Jadi Pilihan untuk Melanjutkan Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:59 WITA

Siap KKN? Ini 5 Langkah yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WITA

Cara Menghadapi Ketakutan Presentasi di Depan Kelas

Berita Terbaru

Potret Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNM, Andi Muhammad Idkhan, (Foto: Dok. Profesi)

Agendasiana

Menteri Jadi Penentu, Panitia Target Pilrek UNM Selesai Desember

Kamis, 6 Agu 2026 - 20:38 WITA

Foto bersama setelah praktik gosok gigi, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

P2M MP Ekolibrium FEB Gelar Edukasi PHBS dan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selasa, 4 Agu 2026 - 23:38 WITA

Nurul Izza korban selamat KMP Mutiara Sentosa 02 saat Video Call dengan Keluarganya, (Foto: Int)

Korban Kebakaran KMP

Selamat dari Kebakaran Kapal, Mahasiswa UNM Tiga Jam Terombang-ambing

Selasa, 4 Agu 2026 - 23:32 WITA

Potret Foto bersama MP Ekolibrium FEB dan pelaku UMKM dalam kegiatan Pelatihan Legalitas Usaha dan Sertifikasi Produk, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

P2M MP Ekolibrium FEB Latih Legalitas Usaha UMKM Bulutana

Selasa, 4 Agu 2026 - 23:27 WITA