Orasi Ilmiah Prof Dr. Hj. Lu’mu Taris, M.Pd (Foto: Ibnu Qayyum Abdullah)

PROFESI-UNM.COM – Lu’mu Taris resmi dikukuhkan dengan gelar Profesor dalam Bidang Ilmu Teknologi Pendidikan dengan kajian Teknologi Pendidikan Integrasi Soft Skill & Hard Skill dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. Pengukuhan ini berlangsung di Ballroom Theater Menara Pinisi UNM Selasa, (19/12).

Lu’mu Taris merupakan Perempuan kelahiran Borongrappoa, pada 18 Maret 1963. Dia merupakan Lektor Kepala Golongan IV/C di Universitas Negeri Makassar.

Berikut daftar prestasi Lu’mu Taris secara singkat:
1. Wisudawati Teladan Terbaik II Program Sarjana (S-1) IKIP Ujung Pandang pada tahun 1990.
2. Wisudawati Teladan Terbaik I Program Pascasarjana (S-2) IKIP Yogyakarta pada tahun 1997.
3. Dosen Teladan III Tingkat Fakultas Teknik UNM pada tahun 1999.
4. Penerima Tanda Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2003.
5. Koordinator Integrasi Local Partner (ILP) LAPIS-Australia Indonesia pada LAPIR Generl Indonesia tahun 2010.
6. Wisudawan Terbaik dengan Yudisium Cumlaude Program Doktor (S-3) Program Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2010.
7. Certificte In Recignition Of A Valuable Contribution To Imroving Education Quality In Islamic Schools An Excellent Achievement In LAPIS-Ausaid pada tahun 2011.
8. Penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2017.
9. Penerima Tanda Lencana Pancawarsa II, IV, V Gerakan Pramuka pada tahun 2017.
10. Piagam Penghargaan Dosen Berprestasi Terbaik I Tingkat Fakultas Teknik dan Tingkat Universitas Negeri Makassar pada tahun 2018.
11. Piagam Peserta Terbaik I Kursus Pelatih Pramuka Tingkat Dasar pada tahun 2021.
12. Piagam Peserta Terbaik I Kursus Pelatih Pramuka Tingkat Lanjutan pada tahun 2022.

Hingga saat ini Lu’mu Taris telah menulis 24 karya ilmiah diantaranya; satu buku referensi, sembilan jurnal internasional, tiga jurnal terakreditasi Kemenristekdikti, lima prosiding international, tiga jurnal nasional, dan tiga hak cipta.(*)

*Reporter: Farah Fitria Ramadhani

Komentar Anda

Iklan