Proses Belajar Mengajar Mahasiswa AMSP di SMK Negeri 2 Gowa. (Foto: Ist)
Proses Belajar Mengajar Mahasiswa AMSP di SMK Negeri 2 Gowa. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Putri Mayang Sari asal Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) ungkap berbagai manfaat dari Program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP). Program ini berlangsung mulai dari Agustus-Desember 2023 di SMK Negeri 2 Gowa.

Mahasiswa yang kerap disapa Mayang ini menjelaskan bahwa banyak manfaat yang didapatkan dengan mengikuti AMSP, yaitu memiliki pengalaman mengajar secara langsung. Adapun manfaat lain yang didapatkan saat mengikuti AMSP yaitu rekognisi sebanyak 20 SKS.

“Banyak manfaat yang saya dapat selain dengan pengalaman mengajar secara langsung, saya juga bisa merekognisi 20 SKS. Program AMSP ini sangat cocok diikuti untuk memperpendek proses perkuliahan,” ungkapnya.

Mahasiswa dari Jurusan Teknik Informatika dan Komputer ini juga menjelaskan bahwa salah satu mata kuliah yang dapat direkognisi adalah KKN. Ia menjelaskan bahwa melalui AMSP ia juga bisa melaksanakan KKN.

“Salah satu mata kuliah yang bisa direkognisi di AMSP itu KKN. Daripada kita harus program mata kuliah KKN, mending direkognisi saja melalui AMSP,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa syarat agar mata kuliah dapat direkognisi ialah dengan membuat beberapa program kerja yang sesuai dengan mata kuliah diambil. Dengan mengimplementasikan program-program tersebut, Ia bisa melaporkan hasil kerja tersebut yang kemudian mata kuliah yang diambil dapat direkognisi.

“Itu 20 SKS sebenarnya kita tidak dapatkan cuma-cuma. Kita harus buat program kerja yang sesuai lalu diimplementasikan. Jadi nanti kalau kita selesai di bulan Desember nanti, kita bisa melaporkan ke prodi apa saja program yang diselesaikan agar pemenuhan rekognisi mata kuliah sesuai,” jelasnya. (*)

*Reporter: Sunan Jaya

Komentar Anda

Iklan