Cara Hindari Diri dari Kecanduan Instan di Era Digital

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Seseorang yang Mengalami Kecanduan Instan, (Foto: Int.)

Ilustrasi Seseorang yang Mengalami Kecanduan Instan, (Foto: Int.)

 

PROFESI–UNM.COM – Di era digital saat ini, banyak orang merasa kehilangan fokus, mudah bosan, dan terus-menerus mencari hiburan instan dari layar ponsel. Istilah ‘dopamine detox’ mulai populer sebagai cara untuk mengatasi kecanduan ini.

Dopamine detox adalah praktik membatasi paparan terhadap hal-hal yang memicu kesenangan instan, seperti media sosial, video pendek, game online, makanan cepat saji, bahkan scrolling tanpa tujuan. Tujuannya untuk mengatur ulang sistem penghargaan di otak agar bisa kembali menikmati hal-hal sederhana dan bermakna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dopamin adalah zat kimia alami di otak yang berperan dalam sistem penghargaan dan motivasi. Saat kita melakukan sesuatu yang menyenangkan, misalnya menerima like di media sosial atau menonton video lucu, dopamin dilepaskan dan memberi rasa puas.

Baca Juga Berita :  Perayaan Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong di Masyarakat

Namun, saat otak terlalu sering terpapar stimulus berlebihan, seperti notifikasi, scroll TikTok, atau fast food, kita jadi terbiasa dengan ‘ledakan dopamin’. Akibatnya, hal-hal biasa seperti membaca, belajar, atau mengobrol pun terasa membosankan karena tidak memberikan efek ‘sehebat’ hiburan instan.

Berikut ini cara sederhana melakukan dopamine detox yang bisa kamu coba. Pertama, tentukan durasi detox mulai dari 2 jam, 1 hari, atau bahkan seminggu tanpa akses ke hiburan instan.

Kedua, matikan notifikasi dan batasi penggunaan media sosial. Mulailah hapus aplikasi tertentu sementara waktu atau aktifkan mode fokus di HP.

Baca Juga Berita :  LPM Penalaran Gelar Talkshow PMP-OMK XXVII

Ketiga, hindari konsumsi berlebihan makanan tinggi gula, garam, dan lemak. Dan ganti dengan aktivitas ‘low-stimulus’ seperti membaca buku, menulis jurnal, melukis, berjalan kaki, atau duduk tenang tanpa distraksi.

Dopamine detox bukan larangan total terhadap kesenangan, tapi upaya sadar untuk memberi ruang jeda bagi otak agar tidak selalu dimanjakan oleh stimulasi instan. Lakukan perlahan dan realistis.

Jangan langsung berhenti dari semua aktivitas menyenangkan secara ekstrem. Detox bisa bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan pribadi. (*)

*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

Beasiswa Gojek 2026 Buka Peluang Emas
Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Keluarga yang Melaksanakan Qurban
Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal
Tips Jaga Fokus dan Kesehatan di Tengah Masa Ujian Akhir Semester
Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Begini Etika Ngechat Dosen
Cara Mahasiswa Mengatasi Frustrasi Saat Dikejar Laporan
Waspadalah! Bahaya Microsleep bagi Keselamatan dan Kesehatan Pengguna Jalan
Begadang dan Deadline Jadi ‘Teman’ Mahasiswa di Akhir Semester
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:48 WITA

Beasiswa Gojek 2026 Buka Peluang Emas

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:04 WITA

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Keluarga yang Melaksanakan Qurban

Senin, 11 Mei 2026 - 22:46 WITA

Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal

Senin, 11 Mei 2026 - 00:35 WITA

Tips Jaga Fokus dan Kesehatan di Tengah Masa Ujian Akhir Semester

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:21 WITA

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Begini Etika Ngechat Dosen

Berita Terbaru

Potret Ketua Panitia Menyampaikan Sambutan Pada kegiatan Career Reflection Day, (Foto: Desitha Cahya)

Bimbingan dan Konseling

Gelar Career Reflection Day, Ketua Panitia Ajak Mahasiswa Kenali Potensi diri

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:30 WITA

Foto Bersama Mahasiswa Angkatan 2024 Setelah Usai Gelar Kegiatan Career Reflection Day, (Foto:Ist.)

Bimbingan dan Konseling

Soroti Pengembangan Karier Siswa, Mahasiswa BK FIP UNM Gelar Career Reflection Day

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:26 WITA

Foto Gabriella Lambert Saat Bawa Materi Dalam Acara Career Reflection Day, (Foto: Dok. Profesi)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Mahasiswa BK FIP UNM Hadirkan Salebgram Ela Lambert Sebagai Pemateri Kegiatan Care Day

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:40 WITA

Potret Ketua Panitia Pengukuhan Mahasiswa Psikologi Angkatan 2025, (Foto: Nur Hafizhah)

Fakultas Psikologi

Solidaritas 336 Panitia Dalam Pengukuhan Mahasiswa Psikologi Angkatan 2025

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:10 WITA