Talkshow Psydea Hadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 April 2017 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talkshow Psydea yang diselenggarakan mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Univeritas Negeri Makassar (UNM) di lantai 3, Ruang Teater Menara Pinisi, Jumat(28/4) mendatang. (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA),Yohanna akan dihadirkan sebagai pembicara dalam Talkshow Psydea yang diselenggarakan mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Univeritas Negeri Makassar (UNM) di lantai 3, Ruang Teater Menara Pinisi, Jumat(28/4) mendatang.

Ketua Panitia, Novadri mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengatakan, tak hanya mengundang Kementrian PPA, akan tetapi juga kegiatan tersebut akan turut dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Samsu Niang serta Praktisi Psikologi, Eva Maizara.

Baca Juga Berita :  Dosen UGM Paparkan Ancaman dan Peluang Era Baru Digital 4.0

“Benar, kami akan menghadirkan Menteri
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga menghadirkan anggota DPR-RI dan seorang Psikolog,”ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Talk to Our Self, Talk to Our Children” kegiatan tersebut akan membahas mengenai permasalahan-permasalahan yang dialami anak-anak khususnya kasus eksploitasi yang marak belakangan ini.

“Kami pikir pembicara dengan taraf menteri dan aggota DPR-RI pantas untuk mengupas habis terkait permasalahan anak di Indonesia khususnya eksploitasi anak,”tambahnya.

Baca Juga Berita :  Pasca Kehilangan Motor, FIK Mulai Berlakukan Kartu Parkir

Mahasiswa Jurusan Psikologi angkatan 2014 ini juga berharap semoga dengan materi tersebut mampu membuka cara pandang masyarakat terhadap permasalahan yang dialami anak-anak.

“Saya berharap semoga seluruh peserta dari talkshow ini mampu mengaplikasikan apa yang didapatkan, setidaknya orang-orang paham terkait permasalahan anak yang ada di sekitar kita,” harapnya. (*)

*Reporter: Karmila

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA
Petik BK 2026, Ajang Kompetisi Mahasiswa BK Nasional
HMPS Pendidikan Sejarah Usulkan Raja Bone ke-31 Jadi Pahlawan Nasional
HMPS Sosiologi Gelar Sinema 2026
Langkah Strategis La Pawawoi Menuju Gelar Pahlawan Nasional, Kolaborasi Akademisi dan Komunitas Sejarah
Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, HMJ Matematika Gelar Seminar Kewirausahaan
Seminar Kewirausahaan HMJ Matematika, Dorong Jiwa Entrepreneur Muda di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Minggu, 12 April 2026 - 20:45 WITA

Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA

Rabu, 8 April 2026 - 21:53 WITA

Petik BK 2026, Ajang Kompetisi Mahasiswa BK Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 08:14 WITA

HMPS Pendidikan Sejarah Usulkan Raja Bone ke-31 Jadi Pahlawan Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 22:40 WITA

HMPS Sosiologi Gelar Sinema 2026

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA