PROFESI-UNM.COM – Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) menghadirkan kegiatan membatik bagi seluruh pengunjung dalam rangkaian Dies Natalis ke-65 UNM. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, ini memberikan kesempatan kepada pengunjung. Kesempatan itu adalah mencoba langsung proses membatik.
Panitia tenant Fakultas Seni dan Desain, Muhammad Aidil, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wahana praktik membatik. Akan tetapi, juga sebagai bentuk demonstrasi untuk memperkenalkan budaya membatik kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi demonstrasi agar masyarakat lebih mengenal proses membatik. Juga, memahami bahwa membatik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aidil menjelaskan, dalam proses membatik perlu menggunakan alat dan bahan yang meliputi kompor elektrik, canting, serta lilin malam yang dipanaskan. Lilin malam memiliki tujuan untuk mengunci pola pada kain sebelum memasuki tahap pewarnaan.
“Setelah proses pencantingan selesai. Kemudian memberikan warna pada kain menggunakan pewarna remasol sesuai dengan motif yang diinginkan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan membatik yang ada selama Dies Natalis ke-65 UNM ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal. Khususnya seni membatik.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal. Bersamaan dengan itu, mencintai budayanya sendiri, yaitu membatik,” tutupnya. (*)
*Reporter: Rahmadani







