PROFESI-UNM.COM – Tugas yang menumpuk, jadwal kuliah yang padat, hingga berbagai aktivitas organisasi membuat sebagian mahasiswa rentan mengalami stres dan kelelahan. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan, konsentrasi, hingga prestasi akademik.
Salah satu tanda yang sering muncul adalah tubuh mudah lelah meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Mahasiswa juga dapat merasa sulit berkonsentrasi, kehilangan semangat belajar, atau lebih mudah marah dibanding biasanya.
Selain itu, perubahan pola tidur dan nafsu makan juga perlu diperhatikan. Ada mahasiswa yang sulit tidur karena memikirkan tugas, sementara yang lain justru tidur lebih lama dari biasanya. Sebagian orang juga mengalami penurunan atau peningkatan nafsu makan saat berada di bawah tekanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengurangi stres, mahasiswa disarankan menyusun prioritas pekerjaan dan mengerjakan tugas secara bertahap. Membagi waktu antara kuliah, organisasi, istirahat, dan aktivitas pribadi dapat membantu mengurangi beban yang dirasakan.
Meluangkan waktu untuk berolahraga ringan, berjalan kaki, mendengarkan musik, atau melakukan hobi juga dapat menjadi cara sederhana untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks. Di sisi lain, jangan ragu berbagi cerita dengan teman, keluarga, atau dosen pembimbing ketika merasa kewalahan.
Terakhir, apabila rasa lelah, cemas, atau stres berlangsung dalam waktu lama hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, mahasiswa sebaiknya mencari bantuan profesional, seperti konselor atau psikolog. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah kondisi berkembang menjadi masalah yang lebih.(*)
*Reporter: Eka Septi Irianti







