Pendidikan Khusus Gelar Workshop Kesehatan Pendengaran, Tekankan Pentingnya Aturan 60/60

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Kristina Andriani Pemateri Kedua Workshop Kesehatan Pendengaran, (Foto: Dok Profesi)

Potret Kristina Andriani Pemateri Kedua Workshop Kesehatan Pendengaran, (Foto: Dok Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan workshop kesehatan pendengaran dengan tema “Kesehatan Pendengaran Kini, Wujudkan Masa Depan Berkualitas: Kenali Risiko Penanganan Gangguan Pendengaran”. Kegiatan ini berlangsung di Balai Diklat Keagamaan, Rabu (13/5).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri kedua, Kristina Andriani, yang mengupas tuntas mengenai faktor risiko hingga langkah preventif dalam menjaga fungsi pendengaran. Dalam paparannya, ia menyoroti berbagai pemicu gangguan pendengaran yang sering terabaikan, mulai dari lingkungan kerja yang bising hingga faktor genetik.

“Faktor seperti area konstruksi, infeksi telinga, hingga cedera kepala akibat terjatuh bisa menjadi penyebab gangguan pendengaran yang perlu kita waspadai,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kristina menekankan poin krusial mengenai penggunaan perangkat audio atau *headset* yang kian marak di kalangan mahasiswa. Ia memperkenalkan aturan emas “60/60” sebagai langkah pencegahan utama agar saraf telinga tidak mengalami kerusakan permanen.

Baca Juga Berita :  Dua Kali Ikut Mapres, Mahasiswa PBSI UNM Bidik Terbaik Fakultas

“Aturan pemakaiannya adalah 60 per 60. Artinya, volume maksimal di angka 60 dan waktu penggunaan maksimal 60 menit per hari. Telinga harus diberikan jeda untuk beristirahat agar sarafnya tidak rusak karena dipicu penggunaan terus-menerus,” jelasnya.

Pendidikan Khusus Gelar Workshop Kesehatan Pendengaran

Lebih lanjut, ia memperingatkan kebiasaan buruk menggunakan headset hingga tertidur. Menurutnya, membiarkan telinga terpapar suara selama berjam-jam saat tidur sangat berbahaya karena membuat organ pendengaran dan otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

“Jangan sampai tidur pakai headset lalu baru dibuka pas bangun pagi. Selama 6 hingga 8 jam itu, telinga tidak pernah istirahat. Nah, itu yang sangat berbahaya,” lanjut Kristina di hadapan para peserta.

Selain edukasi pencegahan, workshop ini juga menyentuh aspek psikologis penderita gangguan pendengaran. Kristina menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang enggan menggunakan alat bantu dengar (ABD) karena alasan estetika atau kurang percaya diri, padahal hal tersebut berdampak besar pada kualitas komunikasi.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa PBSI UNM Hadirkan Program Asistensi Berbasis Literasi di SMPN 29

“Banyak yang merasa malas atau ribet pakai alat bantu karena tampilannya katanya tidak menarik. Padahal, ketika mengalami gangguan pendengaran, yang paling merasa terganggu sebenarnya adalah lawan bicara karena komunikasi yang sering tidak nyambung,” tambahnya.

Sebagai penutup, ia menyarankan agar masyarakat melakukan pemeriksaan rutin ke dokter THT minimal enam bulan hingga satu tahun sekali tanpa harus menunggu adanya gejala atau sinyal kerusakan.

“Jangan tunggu muncul sinyal masalah. Pemeriksaan rutin itu penting untuk memastikan kualitas hidup kita tetap terjaga melalui pendengaran yang sehat,” pungkasnya. (*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Pascakerusakan Fasilitas, Pihak Keamanan Imbau Mahasiswa Jaga Kondusivitas
UNM Hadirkan Tiga Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026, Catat Jadwalnya!
Genap 50 Tahun, Profesi UNM Diharap Tetap Eksis Menyiarkan Berita
Lewat Milad ke-17, Aksara Pererat Silaturahmi Warga
Juara Satu Duta Kampus FT Tampilkan Puisi Angkat Tema Kepedulian Disabilitas
Pelatihan Konselor Sebaya Batch 3 UPA BK Bekali Mahasiswa Jadi Ruang Aman di Kampus
Fakultas Teknik Resmi Gelar Pemilihan Duta Kampus 2026
Mahasiswa JBSI Gelar Pentas Drama Tahunan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:42 WITA

Pascakerusakan Fasilitas, Pihak Keamanan Imbau Mahasiswa Jaga Kondusivitas

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:34 WITA

UNM Hadirkan Tiga Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026, Catat Jadwalnya!

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:09 WITA

Genap 50 Tahun, Profesi UNM Diharap Tetap Eksis Menyiarkan Berita

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:45 WITA

Lewat Milad ke-17, Aksara Pererat Silaturahmi Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:54 WITA

Juara Satu Duta Kampus FT Tampilkan Puisi Angkat Tema Kepedulian Disabilitas

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Masuk Kampus Pasca Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Jun 2026 - 23:35 WITA