Maperwa Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan dalam Dialog Pekan Parlemen Nasional Kebangsaan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret pada Pembukaan Dialog Kebangsaan oleh Plt Rektor UNM, (Foto: Profesi)

Potret pada Pembukaan Dialog Kebangsaan oleh Plt Rektor UNM, (Foto: Profesi)

PROFESI-UNM.COM — Majelis Permusyawaratan Mahasiswa gelar Dialog Pekan Parlemen Nasional Kebangsaan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Kegiatan ini mengangkat tema “Analisis Struktural dan Relasi Kelembagaan Politik dalam Tata Kelola Pendidikan” dan ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum hadir, terlaksana di Hotel Four Point Makassar pada Jumat, (24/4).

Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa), Muh. Ikhwan Risqullah, menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam sistem pendidikan nasional, khususnya terkait alokasi anggaran.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tujuan pendidikan nasional sejatinya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan sekadar memenuhi kebutuhan material masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hati-hati, tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan mengenyangkan masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara konstitusional pendidikan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan negara wajib memfasilitasi serta membiayainya. Bahkan, anggaran pendidikan ditetapkan minimal 20% dari APBN dan APBD.

Baca Juga Berita :  Agenda Bertabrakan, BEM UNM Lebih Pilih Kegiatan Ketimbang Aksi

Namun, menurutnya, implementasi di lapangan masih jauh dari harapan.

“Dalam realitas APBN, alokasi tersebut sering kali tidak benar-benar mencapai 20% secara murni untuk pendidikan,” ungkapnya.

Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan

Ikhwan menilai, salah satu penyebabnya adalah pencampuran anggaran pendidikan dengan pembiayaan lain, seperti sekolah kedinasan dan program di luar sektor pendidikan langsung.

“Seharusnya, porsi 20% itu tidak memasukkan pembiayaan sekolah kedinasan. Namun dalam praktiknya, justru hal tersebut masih masuk, bahkan termasuk program lain seperti makanan bergizi gratis (MBG),” jelasnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak pada masih kurangnya fasilitas dan dukungan bagi sekolah maupun kampus di berbagai daerah.

Ia juga menekankan pentingnya forum seperti ini sebagai ruang untuk membangun kesadaran dan mendorong advokasi kebijakan pendidikan hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga Berita :  Muh. Rifki, Ketua Umum Baru Himaplus FIP UNM

“Kegiatan ini bukan hanya ruang diskusi, tetapi juga langkah awal untuk mendorong advokasi nyata. Kita ingin membawa suara mahasiswa dan aspirasi daerah ke tingkat nasional,” ujarnya.

Panitia menyebutkan bahwa kegiatan ini awalnya menargetkan sekitar 200 peserta, namun tingginya minat membuat jumlah peserta bertambah hingga mencapai kurang lebih 300 orang.

Dialog ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemangku kebijakan dalam merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan di Indonesia.

Menutup pernyataannya, menegaskan bahwa perjuangan untuk mendapatkan hak pendidikan yang layak masih harus terus dilakukan.

“Selama hak pendidikan belum sepenuhnya kita rasakan, maka cita-cita keadilan pendidikan belum benar-benar terwujud. Jangan sampai Indonesia hanya merdeka di atas kertas, tetapi belum merdeka dalam kenyataan,” pungkasnya.

*Reporter: Muhammad Nasruddin

Berita Terkait

Maperwa UNM Gelar Dialog Kebangsaan, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Solusi Bangsa
Ketua Maperwa UNM Nilai Pernyataan Ketua Senat Soal Aksi Mahasiswa Tidak Tepat
Azmi Laitupa Terpilih Sebagai Ketua Umum Maperwa FEB
Kriteria Calon Anggota Maperwa UNM: Pernah Mengikuti LK I
Ketua Maperwa UNM Sebut Minat Berlembaga Mahasiswa Turun
Instagram Tak Bisa Dikirimi Pesan, Maperwa UNM Sediakan Laman Aspirasi
Bantah Hapus Postingan Lama, Ketua Maperwa UNM: Diarsipkan untuk Perbaiki Tampilan
Agenda Bertabrakan, BEM UNM Lebih Pilih Kegiatan Ketimbang Aksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 22:12 WITA

Maperwa Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan dalam Dialog Pekan Parlemen Nasional Kebangsaan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:05 WITA

Maperwa UNM Gelar Dialog Kebangsaan, Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Solusi Bangsa

Minggu, 12 Oktober 2025 - 00:48 WITA

Ketua Maperwa UNM Nilai Pernyataan Ketua Senat Soal Aksi Mahasiswa Tidak Tepat

Jumat, 8 Maret 2024 - 20:34 WITA

Azmi Laitupa Terpilih Sebagai Ketua Umum Maperwa FEB

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:19 WITA

Kriteria Calon Anggota Maperwa UNM: Pernah Mengikuti LK I

Berita Terbaru

Potret Nurul Mitha Wisudawan  Terbaik FIP 2026, (Foto: Ist).

wisudawan terbaik

Wisudawan Terbaik FIP Ungkap Perjalanan dan Strategi Akademik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 22:10 WITA

Foto Ilustrasi Seseorang Siap Beraktivitas di Pagi Hari, (Foto : AI)

Berita Wiki

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Sabtu, 25 Apr 2026 - 22:00 WITA