PROFESI-UNM.COM – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) mencatatkan capaian akademik fenomenal pada periode wisuda April 2026. Dekan FMIPA UNM, Suwardi Annas, melaporkan bahwa sebanyak 85 persen lulusan pada periode ini berhasil meraih predikat Cumlaude.
Dalam sambutannya, Suwardi Annas merincikan total wisudawan berjumlah 126 orang, yang terdiri dari 102 lulusan program Sarjana (S1), 22 lulusan Magister (S2), dan 2 lulusan Doktor (S3). Momentum ini menjadi sejarah baru bagi fakultas karena untuk pertama kalinya lulusan pascasarjana diikutkan dalam prosesi ramah tamah tingkat fakultas.
“Jumlah wisudawan Cumlaude mencapai 87 orang atau 85 persen. Selain itu, 75 persen mahasiswa kita berhasil menyelesaikan studi kurang dari empat tahun. Capaian ini telah melampaui standar akreditasi internasional yang mensyaratkan minimal 60 persen lulus tepat waktu,” tegas Suwardi di hadapan Rektor UNM dan jajaran pimpinan universitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dekan FMIPA Suwardi Annas Laporkan Rekor Akademik Baru
Sejumlah prestasi individu yang menonjol turut diumumkan, di antaranya Wani Yonger Witama, sebagai wisudawan terbaik di usia 21 tahun. Pada jenjang pascasarjana, Rahmi Kamarudin meraih IPK tertinggi 3,98, sementara Wariska Anjani mencatatkan waktu studi tercepat yakni 1 tahun 4 bulan. Pada jenjang doktor Supri Masuri lulus dengan IPK sempurna 3,98.
Tak hanya prestasi mahasiswa, Suwardi juga memaparkan kegemilangan riset para dosen FMIPA. Fakultas ini mendominasi perolehan hibah penelitian internal (IBA) dengan memenangkan 37 judul dari total 85 judul di tingkat universitas, atau setara dengan 44 persen. Prestasi nasional juga diraih oleh salah satu dosen FMIPA yang menerima Grant Research dari Toray Science Foundation.
Menutup sambutannya, Suwardi memberikan pesan mendalam kepada para wisudawan mengenai kunci kesuksesan. Kesuksesan tidak hanya bertumpu pada kompetensi intelektual, tetapi juga aspek moralitas.
“Kesuksesan Anda ada di tangan Anda sendiri dengan syarat bekerja keras dan selalu berdoa. Pesan khusus saya, jangan pernah berhenti berbakti kepada orang tua. Siapapun yang patuh pada orang tuanya, insya Allah hidupnya akan mulus. Ini adalah garansi bagi kalian semua,” pungkasnya. (*)
*Reporter:Muh Apdal Adriansyah







