PROFESI-UNM.COM – Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Negeri Makassar (KMK-UNM) resmi memasuki fase kepemimpinan baru dengan ditetapkannya formatur Ketua Umum periode 2025–2026, Selasa (16/12).
Penetapan formatur menandai awal perjalanan kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat internal organisasi serta membangun kebersamaan antar kader.
Formatur Ketua Umum KMK-UNM periode 2025–2026 Natalin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
Amanah tersebut dimaknai bukan sebagai pencapaian pribadi, melainkan sebagai tanggung jawab untuk melayani organisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertama tentu saya bersyukur boleh terpilih, tetapi di balik itu ada kesadaran bahwa tanggung jawab ke depan tidaklah ringan. Penetapan ini saya maknai sebagai kepercayaan dan amanah untuk melayani KMK-UNM selama satu periode,” ujarnya.
Sebagai langkah awal kepemimpinan, penataan dan pelengkapan struktur kepengurusan menjadi prioritas utama.
Struktur kepengurusan yang dibentuk diharapkan diisi oleh individu yang sevisi dan siap bekerja bersama.
“Langkah awal saya adalah melengkapi dan menata struktur kepengurusan yang diharapkan diisi oleh orang-orang yang sevisi dan siap bekerja. Bersamaan dengan itu, kami akan membangun kesepahaman mengenai arah gerak, nilai, dan tujuan KMK-UNM agar seluruh pengurus dapat berjalan selaras,” jelasnya.
Penguatan keaktifan serta rasa tanggung jawab pengurus dan anggota dinilai perlu dibangun sejak awal kepengurusan.
Tantangan organisasi tidak hanya terletak pada mendorong keaktifan, tetapi juga menciptakan ruang yang aman, hangat, dan bermakna.
“KMK-UNM harus menjadi rumah yang nyaman. Tantangannya bukan sekadar mengajak aktif, tetapi bagaimana pengurus menciptakan ruang agar anggota betah berproses dan dengan sadar memilih berjalan bersama KMK-UNM, yang saya sebut sebagai ‘rumah biru’,” tuturnya.
Prioritas utama kepengurusan periode 2025–2026 adalah membentuk kader yang memahami makna kehadiran dalam organisasi.
“Kader diharapkan hadir bukan karena keterpaksaan, melainkan karena cinta dan kesadaran,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, harapan disampaikan agar seluruh kader KMK-UNM dapat berproses dengan sungguh-sungguh, menjaga loyalitas, serta bertumbuh bersama demi keberlanjutan organisasi.
*Reporter: Yuliana
*Editor: Muh Apdal Adriansyah







