PROFESI-UNM.COM – Begadang sudah menjadi kebiasaan mahasiswa, terutama saat dikejar deadline tugas, rapat organisasi, kerja maupun persiapan ujian. Meski dianggap sepele, terlalu sering begadang bisa menimbulkan dampak serius bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Umumnya waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah 7–9 jam per malam, jika kebutuhan ini tidak tercukupi secara terus-menerus, risiko terserang berbagai penyakit akan meningkat. Beberapa penyakit yang bisa timbul yaitu, pertama, gangguan Jantung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekurangan jam tidur menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan risiko penyakit jantung koroner. Begadang mengganggu siklus tidur alami (ritme sirkadian), meningkatkan hormon stres, dan menyebabkan peradangan kronis, sehingga sistem kardiovaskular bekerja lebih keras dan lebih rentan mengalami kerusakan.
Kedua, penyakit diabetes, dengan begadang atau kurang tidur risiko diabetes tipe 2 bisa meningkat dan mengganggu kerja insulin. Memicu perubahan hormon stres, serta meningkatkan keinginan makan makanan tidak sehat, sehingga secara tidak langsung berkontribusi pada kenaikan gula darah.
Ketiga, begadang (kurang tidur) dapat menyebabkan obesitas karena mengganggu hormon lapar (leptin dan ghrelin), mengurangi metabolisme, dan meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat. Contohnya seperti, makan lebih banyak di malam hari atau melewatkan sarapan, serta metabolisme yang lebih lambat.
Keempat, gangguan mental seperti depresi dan kecemasan karena, kurang tidur mengganggu fungsi otak, memicu stres, dan memengaruhi regulasi emosi. Kebiasaan begadang dapat menciptakan lingkaran setan, di mana gangguan tidur memperburuk kondisi mental, yang kemudian kembali menyebabkan masalah tidur.
Terakhir, begadang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh karena tubuh akan mengurangi produksi sitokin, protein penting yang melawan infeksi dan peradangan, sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit akibat virus dan bakteri. Kurang tidur yang kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan, meningkatkan risiko infeksi, dan mengganggu fungsi imun yang sehat.
Tidur cukup bukan sekadar kebutuhan, melainkan investasi kesehatan jangka panjang. Jika dibiarkan, begadang bisa menjadi pintu masuk berbagai penyakit kronis yang mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. (*)
*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh







