Kesadaran Berkendara Sehat Tumbuh di Kalangan Mahasiswa Perkotaan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Berkendara, (Foto: AI)

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Berkendara, (Foto: AI)

PROFESI-UNM.COM – Mobilitas mahasiswa yang tinggi membuat mereka menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap paparan polusi udara, khususnya di kawasan perkotaan. Aktivitas perkuliahan, organisasi, hingga pekerjaan sampingan membuat mahasiswa kerap berpindah dari satu tempat ke tempat lain, baik menggunakan sepeda motor maupun transportasi umum.

Tingginya intensitas di jalanan membuat kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan saat berkendara mulai tumbuh di kalangan mahasiswa. Berbagai upaya dilakukan secara mandiri untuk meminimalisir dampak paparan polusi yang dapat memengaruhi konsentrasi, daya tahan tubuh, hingga kesehatan pernapasan.

Salah satu langkah preventif yang mulai diterapkan adalah penggunaan masker berkualitas tinggi. Masker jenis N95 atau KN95 kini menjadi pilihan utama karena mampu menyaring partikel debu dan asap kendaraan yang sangat halus. Masker ini banyak digunakan saat mahasiswa berkendara ke kampus, terutama bagi pengguna sepeda motor yang langsung berhadapan dengan lalu lintas padat setiap harinya.

Selain itu, mahasiswa juga mulai mempertimbangkan waktu keberangkatan agar terhindar dari jam sibuk. Dengan berangkat lebih pagi atau memilih rute pulang yang lebih tenang, mereka bisa mengurangi durasi paparan terhadap polusi kendaraan dan kondisi lalu lintas yang padat. Hal ini juga sekaligus membantu mengelola waktu lebih efektif untuk menghindari keterlambatan.

Beberapa mahasiswa bahkan memilih jalur alternatif yang lebih sejuk dan tidak terlalu ramai kendaraan. Ruas jalan yang lebih hijau dan minim kemacetan menjadi rute favorit karena udara terasa lebih bersih dan nyaman untuk dilalui. Pemilihan jalur ini juga sejalan dengan semangat mahasiswa dalam mendukung lingkungan yang lebih sehat.

Helm full face juga mulai banyak digunakan, bukan hanya karena alasan keamanan, tetapi juga karena mampu memberikan perlindungan tambahan dari polusi udara. Helm jenis ini dapat mengurangi kontak langsung dengan debu dan asap, terutama bagi mahasiswa yang harus berkendara dalam waktu lama, seperti mereka yang menjalani program magang atau kerja paruh waktu.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Kesadaran untuk merawat kendaraan secara berkala juga mulai meningkat. Lakukan servis secara rutin  agar mesin tetap efisien dan tidak menghasilkan emisi berlebihan. Hal ini menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan, serta bentuk tanggung jawab sosial dalam menjaga kualitas udara kota.

kondisi udara yang semakin tidak menentu, mahasiswa juga terdorong untuk lebih sering berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk jarak dekat. Kampus-kampus yang menyediakan jalur sepeda atau area pedestrian menjadi salah satu dukungan yang turut mendorong perubahan kebiasaan ini.

Upaya-upaya sederhana  mahasiswa lakukan ini mencerminkan meningkatnya kepedulian terhadap gaya hidup sehat dan kelestarian lingkungan. Berkendara sehat bukan hanya soal menjaga tubuh dari polusi, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif dalam menciptakan ruang kota yang lebih layak huni bagi semua.(*)

*Reporter: Nurul Adhani Ilham

Berita Terkait

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni
Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak
Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026
Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Kolaborasi Strategis UNM dan BRIN untuk Kemajuan Riset Indonesia 2045
Euforia Piala Dunia Waktu Untuk Mahasiswa lepas Penat
Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare
Berita ini 218 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:18 WITA

FABU Buka Pendataan Status Monev Alumni

Senin, 22 Juni 2026 - 23:22 WITA

Lewat Pena, MP Ekolibrium Dorong Lahirnya Peneliti Muda yang Kritis dan Berdampak

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:27 WITA

Mahasiswa BK Gagas Twin Classroom Passport dalam Ajang Indonesia-Singapore Essay Competititon 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:50 WITA

Wisuda Periode Juni 2026, Plt Rektor Ajak Lulusan Jadi Pembelajar Sejati

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:42 WITA

Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026

Berita Terbaru

Flyer Pemilihan Duta Kampus 2026 Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Fakultas Psikologi

Pemilihan Duta Kampus Fakultas Psikologi 2026 Dibuka untuk Mahasiswa

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:07 WITA

Potret Penyerahan Hadiah Juara Kepada Tim Lokalabs, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Raih Juara 1, Tim Lokalabs Sebut Penentuan Konsep Jadi Tantangan Awal APBISDI 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:00 WITA

Pamflet Pendaftaran Olympic Of Statistics 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Pendaftaran Gelombang II Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:48 WITA

Pengumuman Pemenang Juara 1 Kategori UI/UX Design Ajang APBISDI 2026, (Foto: Ist)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Tim Lokalabs Prodi Bisnis Digital Raih Juara 1 UI/UX Design APBISDI 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 23:13 WITA