BEM FBS Gelar Aksi Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2020 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar unjuk rasa di depan Kampus Parangtambung UNM. Senin, (5/10).

Dalam aksi tersebut, massa BEM FBS menolak Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang yang ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

Massa BEM FBS membawa spanduk bertuliskan ‘Jegal Sampai Gagal, Omnibus Law Bukan Solusi’ dan mahasiswa juga menyanyikan lagu yang menggambarkan pembelaan mereka terhadap kebijakan pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mahasiswa FBS secara bergantian menyampaikan orasi tentang buruknya imbas Omnibus Law yang hanya akan merugikan rakyat. Massa aksi menyebut Omnibus Law jelas-jelas tidak berpihak terhadap tenaga kerja dan rakyat.

Baca Juga Berita :  Raih IPK 3,90, Fifi Arfini Jadi Wisudawan Terbaik FIP UNM

Ahmad Faizal selaku Jendral lapangan dalam aksi tersebut mengatakan, Omnibus Law tidak solutif. Dia justru menilai pemerintah melakukan hal yang tidak penting, padahal ada yang wabah Covid-19 yang lebih genting.

“Omnibus bukan solusi bagi rakyat, karna jelas RUU ini banyak mendisrupsi hak buruh yang diatur pada UU Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003. Salah satunya yag membahas soal upah minimum buruh. Seharusnya pemerintah mengurusi Covid bukannya sibuk mengesahkan Omnibus Law secara sembunyi-sembunyi,” katanya.

Baca Juga Berita :  Hari Ini, Pengurusan KRS Semester Genap Ditutup

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris ini berharap, melalui aksi tersebut, Omnibus Law RUU dapat mengalami perubahan yang lebih bijak dan pro terhadap rakyat. Juga kedepannya mahasiswa UNM khususnya FBS, dapat terus mengawal kebijakan pemerintah.

“Saya berharap kedepannya dapat lebih massif lagi dalam mengawal kebijakan pemerintah khususnya RUU Omnibus Law,” harap mahasiswa angkatan 2017 ini. (*)

*Reporter: Nurul Istiqamah

Berita Terkait

Angkatan Pertama D-4 Humas dan Komunikasi Digital Resmi Dibuka
Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
FBS Buka Penerimaan Mahasiswa Program Magister dan Doktoral
Evaluasi dan Persiapan Matang Bawa Izzah Insyirah Armin Jadi Mawapres 1 Vokasi FBS 2026
Andi Mir’atul Jannah Raih Mawapres FBS UNM 2026, Ungkap Rasa Bahagia dan Syukur
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:48 WITA

Angkatan Pertama D-4 Humas dan Komunikasi Digital Resmi Dibuka

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:12 WITA

Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Selasa, 7 April 2026 - 21:11 WITA

FBS Buka Penerimaan Mahasiswa Program Magister dan Doktoral

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Siswa SMAN 9 Makassar (Foto: Ist).

UKM Maphan UNM

UKM Maphan Gelar Penyuluhan Cegah HIV dan Napza

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:07 WITA

Potret seorang wanita sedang menggunakan skincare, (Foto: Int.)

wiki

Kenali Kandungan Aktif Sesuai Masalah Kulit

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:13 WITA