KKN di Desa Terpencil, Mahasiswa UNM Jadi Guru Mengaji

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Mei 2018 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Norman Hamzah saat mengajar siswa sekolah dasar di Desa Passembarang, Kecamatan Binuang, Polman (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Salah seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Andi Norman Hamzah memilih menjadi guru mengaji saat tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) program Terpadu angkatan XVI di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Norman, sapaan akrab pria asal Mamuju Utara ini mengajar puluhan anak sekolah dasar yang berada di Desa Passembarang, Kecamatan Binuang. Awalnya ia diajak oleh jamaah tabligh di kampung setempat. Melihat kondisi desa yang kekurangan guru mengaji, ia berinisiatif untuk membantu dan menjadi tenaga pengajar.

Ini bukan pertama kali bagi Norman mengajar mengaji, di kampus ia juga aktif dalam Lembaga Dakwah Fardiyah (LDF) Al-Furqan Fakultas Ilmu Sosial sekaligus sebagai guru mengaji dalam les privat.

“Kurang guru mengajinya. Sementara anak-anak sangat antusias untuk belajar. Gurunya cuma 1 sementara yang mau diajar ada 50 orang bahkan lebih,” katanya.

Selepas shalat ashar, Norman menuju ke lokasi tempat ia mengajar dengan mengendarai motor. Ia menghabiskan waktunya selama lima hari dalam sepekan untuk mengunjungi desa yang berada di kaki gunung tersebut.

“Sendiri saja mengajar. tapi tidak full juga satu minggu,” ujar mahasiswa angkatan 2014 ini.

Tak hanya mengajar mengaji, mahasiswa Pogram Studi Pendidikan Sosiologi ini juga melatih anak-anak shalat berjamaah. Menurutnya hal ini sangat penting, karena masih banyak anak yang kurang tau gerakan shalat secara baik dan benar.

Baca Juga Berita :  Jatah Kuota Beasiswa PPA UNM Capai 1460

“Sekalian juga diajar shalat berjamaah,” katanya.

Ia pun berharap, ada pihak yang bisa membantu anak-anak di desa setempat dalam mempelajari Al-Qur’an. Terutama instansi terkait maupun dari organisasi kemasyarakatan islam di Kabupaten Polman.

“Semoga tenaga pengajar bisa bertambah. Mudah-mudahan mereka tumbuh menjadi anak sholeh dan sholehah dan dapat mengaplikasikan dengan baik apa saja yang saya ajarkan,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Ratna

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Tematik Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Tamatto
Lepas Mahasiswa KKN Berdampak TP, Dekan FIP Tekankan Adaptasi dan Menjaga Nama Lembaga
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX
Mahasiswa D4 Tata Boga Raih Juara 3 Duta FT 2026
Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:09 WITA

Mahasiswa KKN Tematik Edukasi Pengelolaan Sampah di Desa Tamatto

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:38 WITA

Lepas Mahasiswa KKN Berdampak TP, Dekan FIP Tekankan Adaptasi dan Menjaga Nama Lembaga

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Senin, 13 Juli 2026 - 23:44 WITA

Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX

Berita Terbaru

Potret Perbaikan Fasilitas di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, (Foto: Febrianingsih Alsa Putri)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Perbaikan Fasilitas, WD II FISH Minta Mahasiswa Rawat Ruang Kelas

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:00 WITA

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA