PROFESI-UNM.COM – Mahasiswi semester empat Program Studi Akuntansi S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM), Yunita Sara, resmi dinobatkan sebagai Duta Kampus FEB UNM 2026 setelah melalui rangkaian seleksi yang berlangsung sejak awal Januari lalu, Jumat (20/2).
Yunita atau akrab disapa Yura, merupakan mahasiswi asal Dusun Kajuara, Desa Cenrana, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Terpilihnya ia sebagai Duta Kampus menjadi pencapaian yang tidak lepas dari persiapan yang telah ia bangun sejak masih menjadi mahasiswa baru.
Yura mengaku bahwa motivasinya mengikuti ajang ini bermula saat melihat para duta kampus pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Momen itu membuatnya bertekad untuk suatu hari bisa berdiri di posisi yang sama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perasaannya tentu sangat bersyukur dan terharu, tapi saya sadar ini bukan garis akhir. Ini awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” ungkapnya.
Sikap Profesionalitas dan Latar Belakang Duta FEB UNM 2026
Selama proses seleksi, para peserta mengenal Yura sebagai individu yang konsisten menjaga sikap dan energi positif. Ia menilai kelebihannya terletak pada cara membawa diri dan stabilitas mental sejak tahap awal hingga penilaian akhir.
“Menurutku, duta itu bukan cuma soal bicara, tapi juga bagaimana kita hadir dengan aura dan keteladanan. Saya selalu berusaha jaga senyum dan tetap terbuka di setiap tahapan,” ujarnya.
Selain motivasi pribadi, Yura menyebut bahwa latar belakangnya sebagai anak rantau dari kampung kecil justru menjadi dorongan kuat untuk membanggakan keluarga dan lingkungannya. Ia menilai bahwa pemilihan ini bukan sekadar prestasi, tetapi pembuktian bahwa mimpi bisa tercapai dengan usaha konsisten.
“Sebagai seseorang dari dusun kecil, pastilah keluarga dan orang kampung bangga. Itu juga jadi alasan kuat kenapa saya serius mempersiapkan diri,” tambahnya.
Meski begitu, Yura menegaskan bahwa perannya tidak berhenti pada simbol selempang semata. Ia berkomitmen membangun personal branding yang berlandaskan integritas, etika, dan kontribusi nyata bagi mahasiswa FEB.
“Saya ingin jadi duta yang bukan cuma hadir di foto, tapi juga bisa kasih solusi dan inspirasi. Saya ingin orang-orang kenal saya sebagai representasi mahasiswa FEB yang cerdas dan berkarakter,” tutupnya. (*)
*Reporter: Nurul Aenun Mardia







