PROFESI-UNM.COM – Masa liburan kuliah semester ini sering kali membuat mahasiswa melonggarkan pengawasan terhadap pola makan harian secara bebas. Kebiasaan menyantap makanan secara cepat serta tidak teratur memicu masuknya banyak udara ke dalam saluran sistem pencernaan.
Kondisi perut kembung atau bloating tersebut tentu sangat mengganggu kenyamanan mahasiswa yang sedang menikmati waktu libur santai.
Ancaman rasa begah dan tidak nyaman pada area perut ini biasanya bersumber dari pemilihan menu kuliner harian.
Banyak mahasiswa gemar berburu makanan cepat saji atau camilan viral yang memicu produksi gas berlebih di dalam usus. Oleh karena itu, mahasiswa wajib memahami strategi pengaturan pola makan agar kesehatan pencernaan tetap terjaga selama masa libur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah pertama mahasiswa harus membatasi konsumsi jenis sayuran tertentu yang terbukti memiliki kandungan gas sangat tinggi. Hindari mengonsumsi kubis, kol, brokoli, serta sawi putih secara berlebihan saat memasak makanan di rumah atau kos.
Jenis sayuran tersebut mengandung zat rafinosa yang sulit hancur sehingga memicu proses fermentasi gas berlebih di dalam usus. Langkah kedua, mahasiswa wajib mengurangi kebiasaan meminum minuman bersoda atau boba yang mengandung kadar karbonasi sangat tinggi.
Gelembung udara dalam minuman karbonasi akan langsung berpindah ke dalam lambung dan menetap di sana menjadi tumpukan gas. Pilihlah air putih hangat atau teh jahe hangat yang jauh lebih efektif membantu menenangkan otot saluran pencernaan.
Langkah ketiga mahasiswa perlu membatasi konsumsi makanan olahan susu seperti keju atau es krim secara berlebihan harian. Banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa tubuh mereka mengalami kondisi intoleransi laktosa atau kesulitan mencerna kandungan gula susu.
Kegagalan pencernaan laktosa ini berujung pada penumpukan gas, perut melilit, hingga gejala diare yang sangat menyiksa tubuh. Kesadaran mandiri untuk menjaga kesehatan organ pencernaan merupakan investasi penting guna mendukung kelancaran seluruh aktivitas. (*)
*Reporter: Ratna Wulandari







