PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Bakti Pendidikan dan Sosial Matematika (Binom) 2026. Kegiatan ini bertempat di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, pada 3 hingga 10 juni 2026.
Ketua panitia, Rahmat Alkautsar, menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 yang mengatur tentang pengabdian masyarakat di kalangan mahasiswa. Selain itu, bertujuan untuk menumbuhkan rasa sosial mahasiswa matematika. Sekaligus mempererat silaturahmi antara pengurus HMJ Matematika FMIPA UNM dan mahasiswa Jurusan Matematika.
“Berdasarkan UU No 12 tahun 2012 tentang pengabdian masyarakat di kalangan mahasiswa. Kemudian untuk tujuan utama untuk menumbuhkan rasa sosial mahasiswa matematika. Juga, mempererat silaturahmi antar pengurus HMJ Matematika FMIPA UNM dengan Warga Jurusan Matematika itu sendiri,” jelas Rahmat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Pengabdian yang Sentuh Berbagai Sektor
Adapun kegiatan ini menghadirkan empat program utama, yaitu Literasi, Matematika, dan Edukasi Terpadu (Limit) di bidang pendidikan, Gerakan Asri, Rapi, Indah, dan Sehat (GARIS) di bidang lingkungan. Terdapat juga Semarak Inovasi, Games, dan Masyarakat Aktif (SIGMA) yang berisi perlombaan dan permainan edukatif. Juga, Hari Apresiasi dan Momen Kebersamaan (Harmoni) sebagai kegiatan penutup. Program-program tersebut mencakup berbagai kegiatan yang bertujuan mendukung pendidikan, kepedulian lingkungan, serta mempererat kebersamaan masyarakat Desa Cabbeng.
Ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan tersebut tidak hanya berakhir sebagai program tahunan. Akan tetapi, juga mampu memberikan manfaat yang nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Cabbeng. Khususnya di bidang pendidikan, lingkungan, dan sosial.
“Harapan saya, semoga Binom 2026 tidak hanya menjadi kegiatan yang selesai ketika program berakhir, tetapi juga meninggalkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Cabbeng. Saya berharap apa yang kami lakukan, baik di bidang pendidikan, lingkungan, maupun sosial, bisa memberikan dampak positif meskipun sederhana,” ungkapnya.
Terakhir, Rahmat berharap seluruh peserta dan panitia dapat menjadikan nilai kebersamaan, kerja sama. Juga, berbagai pelajaran yang mereka peroleh selama kegiatan. Hal tersebut sebagai bekal untuk terus berkontribusi kepada masyarakat di masa mendatang.
“Selain itu, saya juga berharap seluruh panitia dan peserta mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Semoga kebersamaan, kerja sama, dan pelajaran yang panitia peroleh selama Binom 2026 di desa cabbeng dapat menjadi bekal untuk terus berkontribusi kepada masyarakat di masa depan,” pungkasnya. (*)
*Reporter : Nadia Miftha Buata







