PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) cetak sejarah setelah berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) untuk pertama kalinya. Pencapaian tersebut menjadi langkah baru bagi organisasi mahasiswa di lingkungan FMIPA UNM sekaligus menunjukkan kontribusi dalam bidang pengabdian dan prestasi.
Ketua Ormawa BEM FMIPA UNM, Rizky Andika Putra, mengungkapkan bahwa timnya melewati proses yang tidak mudah hingga mencapai tahap pendanaan. Mereka memulai tahapan dari perencanaan internal, observasi, hingga membangun hubungan dengan mitra.
“Perihal proses sampai di titik lolos tahap pendanaan ini pastinya tidak mudah, mulai dari perencanaan di internal, observasi, membangun hubungan dengan mitra. Yang sedikit menjadi kendala juga ialah sikap militan oleh rekan-rekan di internal BEM itu sendiri,” ujarnya.
Tantangan dan Keterlibatan Elemen Fakultas
Rizky menjelaskan bahwa tim menghadapi berbagai tantangan selama proses penyusunan program. Ia menilai pembagian tugas, briefing, dan manajemen waktu menjadi bagian penting dalam menentukan progres program.
“Secara keseluruhan tantangan tentu ada, mulai dari pembagian jobdesk, briefing, dan manajemen waktu selalu menjadi bagian krusial dari progres penyusunan PPK Ormawa ini,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh elemen berperan dalam mendukung keberhasilan tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak membantu tim menjalankan proses hingga tahap pendanaan.
“Perlu saya tekankan seluruh elemen tentu terlibat. Terima kasih tak terhingga kepada pimpinan fakultas, terutama kepada dosen penanggung jawab kami sendiri. Serta teman-teman internal BEM dan tim pelaksana yang turut andil melakukan eksekusi selama kegiatan ini,” jelasnya.
BEM FMIPA UNM mengusung program RAJUT LAUT (Rajungan, Jaring Usaha, dan Laut Berkelanjutan) dalam PPK Ormawa tahun ini. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya laut.
“Fokus program kami sudah sangat jelas yaitu RAJUT LAUT (Rajungan, Jaring Usaha, dan Laut Berkelanjutan),” ungkapnya.
Menutup wawancara, Rizky mengajak mahasiswa untuk tetap aktif berorganisasi tanpa meninggalkan prestasi akademik maupun non-akademik.
“Organisasi bukan alasan untuk tidak berprestasi. Cari momentum dan tanamkan sikap militan, karena sejatinya organisasi kemahasiswaan adalah salah satu langkah di depan untuk mencari, membangun relasi, terutama untuk prestasi,” tuturnya.
Ia juga berharap pencapaian tersebut dapat membuka jalan bagi perkembangan BEM FMIPA UNM di masa mendatang.
“Semoga ke depannya BEM FMIPA UNM bisa lebih baik lagi, baik sebagai mitra kritis kampus maupun sebagai mitra dan central prestasi terkhusus di FMIPA UNM,” tutupnya.(*)
*Reporter: Rosdiana








