PROFESI-UNM.COM – Pojok Statistik Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Webinar Data Literacy in 45 Minutes (Datalite) seri pertama secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (29/4).
Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Angka ke Makna: Mengolah Data Statistik Menjadi Esai yang Kritis dan Terstruktur” serta diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Pengembangan FMIPA UNM, Suriati Eka Putri, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya literasi data di era digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada era digital saat ini, literasi data bukan lagi keterampilan tambahan. Akan tetapi, sudah menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut mampu membaca data, melainkan juga harus memahami, menganalisis, dan menginterpretasikannya secara kritis.
“Mahasiswa tidak hanya membaca data, tetapi juga harus mampu memahami, menganalisis, dan menginterpretasikannya secara kritis,” tegasnya.
Menurutnya, data tidak sekadar kumpulan angka, melainkan sumber pengetahuan yang dapat membentuk pola pikir kritis dan argumentatif.
“Data bukan sekadar kumpulan angka, tetapi sumber pengetahuan yang dapat membentuk cara berpikir yang kritis dan argumentatif,” lanjutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengolah data statistik menjadi esai yang terstruktur. Selain itu, mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan nyata.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu mengolah data menjadi tulisan yang terstruktur. Juga, dapat memberikan solusi nyata bagi berbagai persoalan,” tambahnya.
Kegiatan Datalite ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar data di lingkungan akademik. Sekaligus sejalan dengan momentum pelaksanaan program Satria Data.
Pojok Statistik UNM bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang interaktif bagi mahasiswa dan masyarakat umum. (*)
*Reporter: Rosdiana







