PROFESI-UNM.COM – Ketua Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Makassar (DPP IKA UNM), Nurdin Halid, menyoroti citra Universitas Negeri Makassar (UNM) di mata publik yang masih kerap dikaitkan dengan aksi kekerasan mahasiswa. Hal itu ia sampaikan dalam acara silaturahmi pimpinan universitas bersama IKA UNM, Jumat (24/4).
Dalam sambutannya, Nurdin mengaku prihatin dengan opini publik yang masih melekatkan citra kekerasan pada almamaternya tersebut.
“Saya sebagai alumni bangga dengan prestasi UNM, tapi di satu sisi opini publik mengatakan UNM adalah salah satu yang kental dengan kekerasan,” ujar Nurdin Halid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bahkan menyebut pernah menyaksikan sendiri tayangan televisi yang menampilkan mahasiswa UNM terlibat dalam aksi yang berujung kericuhan. Baginya, hal itu menjadi noda di tengah kebanggaan yang ia rasakan sebagai alumni.
“Saya juga bangga secara pribadi, tapi ada sebuah kebanggaan yang tercoreng. Ketika ada mahasiswa yang menutup jalan dan membakar,” ujarnya.
Nurdin menegaskan bahwa tantangan mahasiswa saat ini jauh berbeda dengan era sebelumnya. Ia mendorong mahasiswa UNM untuk menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap ketidakadilan dan tanggung jawab kebangsaan.
“Saya mengharapkan mahasiswa menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi memiliki kepekaan terhadap ketidakadilan dan keberanian terhadap keselamatan rakyat,” katanya. (*)
*Reporter: St. Masyita Rahmi







