Cara Cepat Meningkatkan Hormon Bahagia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sekelompok orang saling berbagi cerita, (Foto: AI.)

Ilustrasi sekelompok orang saling berbagi cerita, (Foto: AI.)

 

PROFESI-UNM.COM – Aktivitas sehari-hari sering kali membuat seseorang mudah stres dan kehilangan semangat. Padahal, tubuh memiliki mekanisme alami untuk menjaga suasana hati tetap positif melalui hormon bahagia seperti dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin. Berikut beberapa cara sederhana untuk meningkatkannya:

Dopamin
Dopamin membantu seseorang merasa bersemangat dan termotivasi. Cara mudah memicunya bisa dengan berbelanja, makan makanan enak, atau memberi pujian pada diri sendiri setelah menyelesaikan tugas. Aktivitas kecil tersebut dapat menumbuhkan rasa puas dan pencapaian.

Serotonin
Serotonin berperan penting dalam menjaga suasana hati tetap stabil. Hormon ini bisa ditingkatkan melalui ibadah atau meditasi, pergi ke alam terbuka, hingga berjemur di bawah sinar matahari pagi. Aktivitas tersebut membantu menenangkan pikiran sekaligus memperbaiki mood.

Oksitosin
Oksitosin dikenal sebagai hormon cinta atau hormon ikatan sosial. Hormon ini dapat meningkat dengan curhat bersama teman, nongkrong bareng, atau sekadar mengelus hewan peliharaan. Aktivitas sosial yang sederhana mampu membangun rasa kedekatan dan kepercayaan.

Baca Juga Berita :  Jalin Keakraban dengan Tetangga, Tips Hidup Rukun dan Harmonis

Endorfin
Endorfin dilepaskan tubuh untuk meredakan stres dan rasa sakit. Cara cepat meningkatkannya adalah dengan tertawa, menonton film favorit, atau rutin berolahraga. Hormon ini memberikan efek rileks sekaligus meningkatkan rasa bahagia.

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini, setiap orang bisa menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. (*)

*Reporter: Muh. Zaki Mubarak Ihwan

Berita Terkait

Tips Agar Kuliah Terasa Lebih Cerah Saat Berangkat ke Kampus di Pagi Hari
Jejak Sejarah Almamater Kampus
Mahasiswa Agen Perubahan di Lingkungan Kampus dan Masyarakat
Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital
Inflasi Menggerus Daya Beli Mahasiswa, Pengeluaran Harian Kian Meningkat
Kenali Kandungan Aktif Sesuai Masalah Kulit
Euforia Piala Dunia Waktu Untuk Mahasiswa lepas Penat
Olahraga Menjadi Kunci Penting Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Manusia
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:32 WITA

Tips Agar Kuliah Terasa Lebih Cerah Saat Berangkat ke Kampus di Pagi Hari

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:45 WITA

Jejak Sejarah Almamater Kampus

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WITA

Mahasiswa Agen Perubahan di Lingkungan Kampus dan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:55 WITA

Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WITA

Inflasi Menggerus Daya Beli Mahasiswa, Pengeluaran Harian Kian Meningkat

Berita Terbaru

Potret Pamflet Pendaftaran Volunteer Kopma Festival 2026, (Foto:Int.)

Kopma

Kopma Festival 2026 Ajak Mahasiswa Jadi Volunteer

Senin, 22 Jun 2026 - 23:42 WITA

Potret Pamflet SI-KONSEN Manajemen, (Foto:Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen FEB Luncurkan SI-KONSEN, Permudah Mahasiswa Tentukan Konsentrasi Studi

Senin, 22 Jun 2026 - 23:31 WITA

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA