Kenali Metode Diet Guna Atur Pola Makan Sehat 

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 00:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panduan Diet IF 16:8, (Foto: Int.)

Panduan Diet IF 16:8, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Berbagai metode diet semakin populer di kalangan masyarakat yang ingin menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Dari sekian banyak metode yang ada, diet Intermittent Fasting (IF) dan diet OMAD menjadi dua pola makan yang sering dibahas.

Diet IF atau Intermittent Fasting adalah metode diet dengan pola makan yang membatasi waktu konsumsi makanan dalam sehari. Salah satu varian diet IF yang terkenal adalah pola 16:8, di mana seseorang berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain itu, terdapat pula diet OMAD atau One Meal A Day yang berarti seseorang hanya makan sekali dalam sehari. Diet OMAD tergolong ekstrem karena waktu makan sangat terbatas, hanya sekitar satu jam. Tujuan utama dari diet ini adalah membuat tubuh masuk ke kondisi ketosis sehingga membakar lemak sebagai sumber energi utama.

 

Meski demikian, tidak semua orang cocok dengan metode diet ekstrem seperti OMAD. Bagi pemula, diet IF dengan pola waktu yang lebih fleksibel seperti 14:10 atau 16:8 lebih direkomendasikan. Selain itu, penting untuk tetap menjaga kualitas makanan saat berbuka puasa, menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh. Tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, termasuk protein, serat, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang cukup.

Baca Juga Berita :  UKM Pramuka UNM Gelar Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka

 

Selain IF dan OMAD, ada pula jenis diet lainnya seperti diet keto, diet paleo, dan diet plant-based. Diet keto menekankan konsumsi tinggi lemak sehat dan rendah karbohidrat untuk memicu tubuh membakar lemak lebih banyak.

 

Sedangkan diet paleo menghindari makanan olahan dan lebih fokus pada makanan yang tersedia di zaman prasejarah. Sementara itu, diet plant-based lebih banyak mengandalkan makanan nabati dan mengurangi konsumsi daging atau produk hewani.

 

Memilih jenis diet yang tepat sangat tergantung pada kondisi tubuh dan gaya hidup masing-masing individu. Beberapa orang mungkin cocok dengan diet tinggi protein, sementara yang lain lebih nyaman dengan diet rendah kalori.

 

Konsultasi dengan ahli gizi sangat dianjurkan sebelum memulai program diet tertentu, terutama jika memiliki kondisi kesehatan khusus seperti diabetes atau gangguan hormonal. Diet yang asal-asalan justru dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

Baca Juga Berita :  Jalin Keakraban dengan Tetangga, Tips Hidup Rukun dan Harmonis

 

Banyak orang melakukan diet bukan hanya untuk menurunkan berat badan, tetapi juga untuk mendapatkan manfaat kesehatan lainnya. Beberapa manfaat tersebut antara lain meningkatkan metabolisme, mengurangi risiko penyakit kronis, dan memperbaiki kualitas tidur. Dengan pola makan yang teratur dan nutrisi seimbang, tubuh akan bekerja lebih optimal dan terasa lebih bertenaga sepanjang hari.

 

Agar hasil diet optimal, penting juga untuk menjaga pola tidur, mengatur stres, dan tetap aktif secara fisik. Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau home workout dapat menunjang keberhasilan program diet. Selain itu, menjaga hidrasi tubuh juga sangat penting agar metabolisme tidak terganggu. Kombinasi antara pola makan sehat, tidur cukup, dan gaya hidup aktif akan menghasilkan perubahan yang lebih bertahan lama. (*)

 

*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs

Berita Terkait

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung
Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal
Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru
Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN
Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu
Awali Hidup Sehat dari Sekarang, Ini Lima Langkah yang Bisa Dilakukan
Mengenal Sistem SKS, KRS, dan IPK Panduan Awal bagi Mahasiswa Baru
Jangan Sampai Tertinggal, Berikut Perlengkapan Penting untuk KKN
Berita ini 1,443 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:09 WITA

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:54 WITA

Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:49 WITA

Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:39 WITA

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:28 WITA

Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu

Berita Terbaru

Poster Open Recruitment Diklatsar XXV UKM SAR UNM, (Foto: Int.)

Universitas Negeri Makassar

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:19 WITA

PROFESI.UNM.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (Kema) Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) Mengadakan Psychopreneur Expo. Kegiatan ini bertempat di Atrium Paris New Trans Studio Mall Makassar. Rabu (22/7).

Agendasiana

Owner Hibrida Florist Sampaikan Tanpa Modal Uang Bisa Buat Usaha

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:31 WITA

Potret Wakil Rektor Dua Menutup Acara Pameran Pendidikan dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65 UNM, (Foto: Rahmadani)

Dies Natalies

Wakil Rektor Dua Tutup Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65 Tahun

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:31 WITA

Foto Perangkat Smart Classroom Digital (SCD) yang Dipamerkan FMIPA UNM pada Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65 UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Media Pembelajaran Interaktif SCD FMIPA Tampil di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65 UNM

Rabu, 22 Jul 2026 - 19:27 WITA