Tim PKM PTM FT UNM Buat Burner Bahan Bakar dari Oli Bekas

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 20 Agustus 2023 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Tim Dosen dan Mahasiswa PKM UNM (Foto:Ist)
Foto Bersama Tim Dosen dan Mahasiswa PKM UNM (Foto:Ist)

PROFESI-UNM.COM – Dosen Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyalurkan ide kreatif dengan mengolah limbah oli bekas dan minyak jelantah. Tim Dosen Program Kemitraan Masyarakat (PKM) FT UNM yang terdiri A. Muhammad Idhkan, Andi Muhammad Irfan, dan Iswahyudi Indra Putra membuat sebuah inovasi dengan limbah rumah tangga yang bisa dimanfaatkan kembali oleh Masyarakat. Pembuatan Burner Bahan Bakar Oli Bekas dan Minyak Jelantah ini terletak di Dusun Maradda, Desa Bonto Padang, Kabupaten Bone.

Burner bahan bakar menjadi ide yang mereka olah dan menerapkannya di Masyarakat. Burner adalah suatu alat penghasil api untuk memanaskan produk yang menggunakan bahan bakar gas, padat, atau cair misalnya gas LPG, batu bara, minyak tanah. Beberapa burner memiliki saluran udara masuk untuk mencampur bahan bakar gas dengan udara untuk membuat pembakaran sempurna.

Inovasi yang dikerjakan di Dusun Maradda ini tujuan utamanya adalah pengolahan limbah, karena banyaknya limbah seperti oli bekas dan minyak jelantah yang jika dibuang sembarangan akan menyebabkan pencemaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, A. Muhammad Idhkan yang juga menjadi Tim Dosen PKM FT UNM ini mengatakan Inovasi yang dibuat ini mengarah ke pengolahan limbah dengan baik. Limbah seperti oli itu bisa dijadikan bahan bakar jika diproses dengan cara yang tepat, maka dari itu kita buatkan wadah untuk limbah seperti itu diubah menjadi bahan bakar dengan cara pembuatan burner untuk mengolah limbah tersebut.

Baca Juga Berita :  30 Mahasiswa PKK FT Ikuti Cipta Karya Boga dan Pagelaran Tata Rias

“Inovasi yang dilaksanakan ini lebih kearah pengolahan limbah, jadi limbah oli tersebut kan bisa diubah jadi bahan bakar, namun kalau tidak wadah untuk diubah menjadi bahan bakar itu susah untuk dilaksanakan. Jadi dibuatkan pembakarannya yaitu barner atau simpelnya dibuatkan kompor untuk media pembakaran,” tuturnya.

Lebih lanjut, Idhkan sapaan akrabnya menjelaskan proses terjadinya pembakaran pada kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak jelantah. Kompor yang digunakan adalah kompor dengan rancangan khusus yang dibantu dengan blower. Kompor yang telah dirancang dan dibuat selanjutnya dimasukkan oli bekas atau minyak jelantah, kemudian terjadi proses pemanasan. Saluran burner akan bekerja maksimal untuk mencampur bahan bakar dan menghasilkan pembakaran sempurna yang nantinya bahan bakar tersebut sudah bisa digunakan.

“Kompor tersebut dimasukkan olinya, nanti disitu terjadi proses pembakaran. Oli itu dipanaskan dulu, setelah panas olinya, baru bisa dibakar, setelah olinya dibakar baru bisa digunakan untuk memasak, tapi kompor yang digunakan itu bukan kompor biasa, kompor yang dirancang memang agar aman digunakan dan sesuai dengan untuk apa yang digunakan, dan kompor tersebut dibantu dengan blower agar apinya bisa berwarna biru,” jelasnya.

Sementara itu, Iswahyudi Indra Putra yang tergabung dalam Tim Dosen PKM FT UNM ini mengatakan bahwa inovasi yang dibuat dari aspek banyak aspek ini sangat bagus, dikarenakan bahan bakar yang mudah didapatkan, dan menjadi salah satu alternatif warga sekitar untuk memasak, disamping harga gas LPG yang melonjak naik dan sulit didapatkan di daerah tersebut.

Baca Juga Berita :  Prodi PTP FT UNM Laksanakan Praktikum di Tengah Pandemi

“Dari segi bahan bakar itu bagus, dan inovasi seperti ini dari segi pengembangan dan ingin dibuat lebih sederhana lagi itu bisa, manfaatnya itu sebagai jalur alternatif warga untuk kebutuhan dapur seperti memasak, dan limbah oli tidak terbuang atau digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan bisa diterapkan dimasyarakat luas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudi sapaan akrabnya menjelaskan mengenai desain kompor yang digunakan dalam pemanfaatan oli bekas dan minyak jelantah agar bisa terpakai oleh Masyarakat sekitar ini termasuk desain yang mudah, dan akan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing, disamping itu, kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak jelantah ini bisa digunakan dimana saja untuk memasak dikarenakan desain kompor yang sangat simple.

“Desain yang kami buat untuk inovasi ini bisa dibuat lebih simple lagi, tergantung kebutuhan masyarakat. Dan banyak faktor yang mendukung dan alat ini bisa digunakan dimana saja sebagai media untuk memasak atau membakar,” tuturnya.

Kegiatan PKM ini bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) dan dikembangkan oleh tim dosen pengembang yang kemudian melibatkan mahasiswa terutama mahasiswa Diploma Empat (D4). Tujuan dilibatkannya mahasiswa agar kedepannya mereka bisa berfikir untuk kedepannya sebagai tugas akhir nantinya atau dikembangkan lebih bagus lagi. mahasiswa juga terbiasa tentang kegiatan serupa yang berhubungan dengan Masyarakat dan ilmu keteknikannya dan tentang pengembangan teknologi agar bisa belajar di luar ranah akademik yang didapatkan dikampus. (*)

*Reporter: Aliefiah Maghfirah Rahman

Berita Terkait

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan
FT Hadirkan Praktisi Daihatsu Jepang
Praktisi Jepang Kupas Tuntas Aturan dan Hiburan Magang
Sosialisasi Magang Jepang, Pemateri Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi
FT Gelar Kuliah Tamu Internasional, Bekali Pelatihan Karier Industri Global
Gandeng Praktisi Jepang, FT Buka Peluang Magang
Dekan FT UNM Tekankan Pentingnya Kolaborasi Internasional bagi Mahasiswa
Plt Rektor Dorong Wisudawan Jadi Pemimpin Perubahan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:23 WITA

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:46 WITA

FT Hadirkan Praktisi Daihatsu Jepang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57 WITA

Praktisi Jepang Kupas Tuntas Aturan dan Hiburan Magang

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:54 WITA

Sosialisasi Magang Jepang, Pemateri Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:50 WITA

FT Gelar Kuliah Tamu Internasional, Bekali Pelatihan Karier Industri Global

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama di Momen Perayaan Harlah ke-18 LK FEB UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Usung Semangat Ekonomi Satu, LK FEB Rayakan Harlah ke-18 dengan Perkuat Solidaritas

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:38 WITA

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA