
PROFESI-UNM.COM – Bulan ramadhan adalah bulan suci penuh berkah, waktu yang istimewa untuk meningkatkan spiritual dan kedekatan diri kepada Allah SWT. Disamping menjalankan ibadah puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur’an, taraweh dan memperbanyak dzikir.
Namun ditengah rutinitas ibadah, kita juga harus menghadapi tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Padahal dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, kita bisa mengoptimalkan waktu untuk beribadah tanpa mengurangi fokus rutinitas sehari-hari.
Langkah pertama, buat jadwal harian yang terstruktur. Mulai dengan mencatat kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, seperti berkerja. Hindari menunda tugas agar tidak terburu-buru menjelang tarawih. Atur jadwal khusus untuk beribadah, misalnya setelah shalat subuh dapat meluangkan waktu untuk tadarus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah kedua, optimalkan waktu. Waktu antara berbuka puasa dan waktu tidur dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk beribadah. Setelah buka puasa, luangkan waktu untuk shalat magrib dan beristirahat, lanjut salat isya dan taraweh, kemudian dedikasikan waktu untuk membaca Al-Qur’an. Sebelum subuh dan sahur, kita bisa menunaikan salat tahajud atau berdoa.
Persiapan Mudik yang Nyaman saat Lebaran
Langkah ketiga, manfaatkan teknologi. Teknologi memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam menjalankan ibadah di bulan ramadan. Banyak aplikasi yang tersedia untuk mengingatkan waktu sholat, berbuka, dan sahur. Aplikasi Al-Quran digital juga memudahkan membaca Al-Quran kapan pun dan di mana pun. Dengan teknologi, kita dapat menjalankan ibadah lebih mudah tanpa mengurangi kualitas dan kesungguhan.
Langkah keempat, menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Menjaga kesehatan jasmani dan rohani akan memberikan energi yang cukup untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk dan mengerjakan tugas dengan fokus di ntara waktu berbuka dan tarawih. Istirahat yang cukup akan membantu tubuh pulih dari kelelahan setelah seharian berpuasa dan beraktivitas. Pilih makanan yang bergizi, mudah tercerna, serta selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Olahraga ringan selama ramadhan, seperti jalan kaki, dan senam ringan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stress, dan meningkatkan mood.
Sebagai pelengkap, menjalankan ibadah bersama keluarga dapat membuat ibadah ramadan terasa lebih ringan dan bermakna. Beribadah bersama, baik itu shalat tarawih berjamaah di rumah atau membaca Al-Qur’an bersama, menciptakan suasana ramadan yang harmonis dan membuat ibadah merasa lebih bermakna. Ibadah bersama keluarga dapat mempererat ikatan antar anggota keluarga, meski di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari.
Jangan biarkan kesibukan sehari-hari menghalangi kita untuk menjalankan ibadah ramadan dengan khusyuk. Dengan mengatur waktu dan meningkatkan produktivitas, kita dapat menjalankan ibadah dan memenuhi tanggung jawab dengan baik. (*)
*Reporter: Nur Syakika