PROFESI-UNM.COM – Festival Seni dan Talenta PAUD (FESTAPA) 2025 kembali digelar dan menghadirkan suasana kompetisi penuh antusias dari lembaga pendidikan anak usia dini se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Pelataran Menara Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) (07/12).
Kegiatan ini mempertemukan sekolah PAUD untuk bertanding pada empat kategori utama: mewarnai, tari kreasi, fashion show, dan hafalan doa. FESTAPA 2025 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru PAUD (HMJ PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar.
Andi Siti Aisyah Khusnul selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa FESTAPA bertujuan menyediakan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat sekaligus melatih keberanian tampil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuannya supaya anak-anak bisa menyalurkan bakat-bakatnya. Dari empat kategori ini mereka bisa tampil sesuai minatnya, dan itu juga bisa melatih kepercayaan diri anak,” jelasnya saat diwawancarai, Minggu (7/12).
Tahun ini FESTAPA mengusung tema “Festival Fantasi Budaya Lembaga PAUD: Dari Tradisi Menuju Kreasi.” Aisyah menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan kegiatan kompetisi yang melibatkan tiga komponen penting pendidikan anak usia dini.
“Arti tema ini memberikan ruang kompetisi yang melibatkan anak usia dini, mahasiswa calon pendidik, serta guru PAUD,” terangnya.
Persiapan acara telah berlangsung sejak September. Namun pelaksanaan mengalami pengunduran waktu dari November ke Desember akibat kendala pencairan dana.
“Kendalanya itu sempat di tanda tangan proposal karena FIP sempat diliburkan satu minggu. Jadi proposal tertunda dan dana juga tidak bisa diambil,” ungkapnya.
FESTAPA 2025 diikuti berbagai lembaga PAUD se-Sulawesi Selatan. Peserta yang hadir berasal dari Bulukumba, Sidrap, Soppeng, dan Pangkep. Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi seni dan talenta bagi anak usia dini, sekaligus ruang kolaborasi guru dan mahasiswa calon pendidik.
Berbagai penghargaan diperebutkan tahun ini, mulai dari piala, sertifikat, goodie bag, hingga hadiah uang tunai.
“Hadiah untuk juara 1, 2, dan 3 itu dapat piala, sertifikat, godie bag, dan piagam. Lalu ada juara umum, itu uang tunai untuk sekolah yang mengumpulkan banyak juara. Untuk kategori harapan juga tetap dapat piala, sertifikat, dan snack,” jelas Ais.
FESTAPA bukan kegiatan baru di lingkungan PGPAUD. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga sejak pertama kali dilaksanakan.
Melihat antusiasme peserta, panitia berharap FESTAPA dapat terus berlanjut dan menjadi kegiatan tahunan yang semakin berkualitas.
“Semoga kalau terselenggarakan tahun depan lagi bisa lebih baik, karena dari tahun ini memang ada beberapa kendala. Harapannya semoga semakin baik ke depannya,” tutup Ais.
*Reporter: M. Yaskhur
*Editor: Muh Apdal Adriansyah







