Fenomena Baca Buku Perlahan Tergeser

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Membaca Buku, (Foto: Ai.)

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Membaca Buku, (Foto: Ai.)

PROFESI-UNM.COM – Dalam tengah derasnya arus digitalisasi, kebiasaan membaca buku perlahan mulai tergeser oleh konten instan di media sosial. Namun, di balik semua itu, buku masih “menari” dengan caranya sendiri menawarkan kedalaman, ketenangan, dan pemahaman yang tak tergantikan. Pertanyaannya, apakah mahasiswa masih memberi ruang bagi buku dalam kehidupan akademik dan pribadi mereka?.

Fenomena ini menjadi perhatian banyak kalangan pendidikan. Mahasiswa kini cenderung mencari informasi cepat melalui internet, tanpa menyelami konteks yang lebih luas. Padahal, membaca memberikan pengalaman berpikir yang lebih sistematis dan kritis. Membaca bukan hanya soal mendapatkan informasi, tetapi juga melatih fokus, memperluas perspektif, dan meningkatkan kemampuan analisis.

Baca Juga Berita :  Ketua Umum Kopma UNM Siap Hadirkan Terobosan Inovatif Baru

Namun, bukan berarti minat baca telah hilang sepenuhnya. Justru, muncul tren baru seperti, reading challenge, komunitas literasi kampus, hingga diskusi yang mulai diminati kembali. Buku-buku dengan tema pengembangan diri, filsafat ringan, hingga novel reflektif menjadi pilihan populer di kalangan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dosen dan akademisi pun mendorong mahasiswa untuk kembali menjadikan buku sebagai sumber utama pembelajaran. Mereka menekankan bahwa literasi mendalam sangat penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.

Baca Juga Berita :  Batas Pendaftaran Pilmapres FIP Dipercepat ke 29 Maret 2026

Selain itu, membaca juga terbukti membantu kesehatan mental. Dalam tengah tekanan tugas dan tuntutan akademik, buku bisa menjadi “pelarian sehat” yang memberi ketenangan dan inspirasi.

Kini saatnya mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen informasi cepat, tetapi juga penjelajah pengetahuan yang mendalam. Buku mungkin tidak secepat media sosial, tetapi ia menawarkan sesuatu yang lebih berharga dan pemahaman yang bertahan lama.(*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama
Tips Cerdas Menyaring Propaganda
Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026
Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa
Persiapan Mahasiswa Menyambut Semester Baru
Mengisi Waktu Libur Kuliah dengan Kegiatan Produktif
Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial di Tengah Inflasi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:41 WITA

Tips Memilih Kos bagi Mahasiswa Baru: Jangan Hanya Tergiur Harga Murah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:10 WITA

Tips Kenal Alat untuk Menyambut Praktikum Pertama

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:00 WITA

Tips Cerdas Menyaring Propaganda

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:42 WITA

Mengenal Dunia Perkuliahan bagi Mahasiswa Baru 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:30 WITA

Modern dan Nyaman, Ini Rekomendasi Perpustakaan Hits Area Makassar-Gowa

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA