Tular Nalar Bantu Siswa SMKN 3 Gowa Kebal Hoaks melalui Sekolah Kebangsaan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kegiatan sekolah kebangsaan, (Foto: Ist.)

Potret kegiatan sekolah kebangsaan, (Foto: Ist.)

Potret kegiatan sekolah kebangsaan, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Program Tular Nalar dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang didukung oleh google.org dan Love Frankie, kembali mengadakan Sekolah Kebangsaan di Kota Makassar. Kali ini, Sekolah Kebangsaan menyasar siswa-siswi dari SMK Negeri 3 Gowa yang digelar pada Kamis, (15/8).

Koordinator Wilayah Mafindo Makassar, Andi Fauziah Astrid, menyatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk membantu pemilih pemula agar lebih tangguh menghadapi hoaks, terutama mengingat mereka akan segera menghadapi Pilkada serentak yang tahapannya sedang berlangsung.

“Saat ini, hoaks politik semakin marak di media sosial kita. Pelatihan ini diharapkan mampu membekali peserta dengan keterampilan untuk mencegah penyebaran hoaks,” jelasnya.

Pelatihan ini terdiri dari empat segmen utama: Pemilu (Pilkada Serentak), Demokrasi, Pengindraan Hoaks, dan Waspada Sanksi. Fokus utama pelatihan ini adalah pengindraan hoaks, khususnya terkait dengan Pilkada Serentak yang tahapannya sedang berlangsung.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkuat kemampuan individu dalam menghadapi hoaks. Diharapkan, pemilih pemula dapat menjadi lebih kebal terhadap berbagai potensi atau isu yang mungkin disebarkan selama masa Pemilu dan Pilkada Serentak ini. “Selama pelatihan, peserta juga akan diajak untuk langsung mempraktikkan cara mendeteksi hoaks,” tambah Astrid.

Baca Juga Berita :  Ketahui Tes sebagai Alat Penilaian Hasil Belajar

Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada 2024 untuk menjaga demokrasi di tingkat daerah. Pilkada merupakan momen penting untuk menentukan pemimpin daerah dan arah pembangunannya.

Partisipasi masyarakat dalam Pilkada sangat krusial, karena menjadi indikator kualitas demokrasi di tingkat daerah dan membantu meminimalisir kecurangan. “Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan hak pilih dan tidak golput demi masa depan daerah yang lebih baik,” tutup Astrid. (*)

*Reporter: Iyasnur Eynil

Berita Terkait

Mahasiswa Administrasi Pendidikan FIP UNM Gelar Talkshow Komunikasi
Aeni Bagikan Tips Jadi Content Creator Lewat LabS Story TP FIP UNM

Berita Terkait

Kamis, 21 November 2024 - 22:17 WITA

Mahasiswa Administrasi Pendidikan FIP UNM Gelar Talkshow Komunikasi

Minggu, 17 November 2024 - 18:23 WITA

Aeni Bagikan Tips Jadi Content Creator Lewat LabS Story TP FIP UNM

Jumat, 16 Agustus 2024 - 23:22 WITA

Tular Nalar Bantu Siswa SMKN 3 Gowa Kebal Hoaks melalui Sekolah Kebangsaan

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA