Home / KKN

Program Calistung Delegasi ENJ UNM Jadi Solusi Brantas Disleksia

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2019 - 04:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Keterlambatan membaca, menulis, dan berhitung pada anak usia sekolah dasar (SD) menjadi permasalahan besar bagi orang tua karena khawatir dan malu bila disangka tidak dapat mengajarkan anaknya. Sedangkan di sisi lain, kondisi psikis anak juga terganggu lantaran sering kali mendapatkan cemooh dari teman sebayanya.

Melihat kondisi ini, Delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya Universitas Negeri Makassar (ENJ UNM) 2019 melalui divisi pendidikannya pun mengajarkan baca, tulis, dan berhitung (calistung) pada anak-anak di Pulau Gusung, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Baca Juga Berita :  Delegasi ENJ UNM Gandeng Polres Selayar Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Koordinator ENJ UNM Divisi Pendidikan, Andi Muhammad Fikran menjelaskan terkait dengan calistung sendiri adalah upaya untuk memberantas penyakit disleksia, khususnya di Pulau Gusung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyakit disleksia ini sebenarnya bukan karena anak bodoh, kurang motivasi, ataupun faktor ekonomi. Namun karena mereka mengalami kesulitan dalam berbahasa, khususnya di bidang membaca, menulis, dan berhitung,” jelas mahasiswa Fakultas Psikologi UNM ini, pada Senin (29/7).

Lebih lanjut, Koordinator Umum ENJ UNM 2019, Noval Kurniawan menuturkan bahwa dalam prosesnya, ada banyak cara untuk mengenali tanda-tanda dari penyakit ini, misalnya saja ketika membaca, anak cenderung lambat dan terputus-putus serta tidak tepat, kebingungan atas konsep alfabet dan simbol, kesulitan mengingat rutinitas aktivitas sehari-hari, dan banyak lagi tanda lainnya.

Baca Juga Berita :  Warga Desa Nyiur Indah Terlibat Aksi Bersih Pantai ENJ UNM

“Solusi dari permasalahan di atas bisa dengan remedial atau pengulangan secara terus-menerus termasuk penanganan akomodasi yakni memenuhi kebutuhan khusus penyandang disleksia. Ujian untuk penyandang disleksia bisa diberikan dengan waktu yang lebih longgar dan soalnya dicetak dengan huruf yang tidak terlalu rapat,” tuturnya. (*)

*Reporter: Reski Amalia

Berita Terkait

UNM Umumkan Jadwal Pembekalan dan Pelepasan KKN
Penilaian KKN UNM Kini Terintegrasi SAKU
KKN Internasional UNM di Malaysia, Mahasiswa Ajarkan Anak Indonesia di Sekolah Setempat
Mahasiswa KKN UNM Angkatan XXXI Pangkep Tanamkan Nilai Moral di Era Digital
Tim KKN UNM Gelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat di Desa Balusu
Mahasiswa KKN Kebangsaan UNM Sosialisasikan Identitas Nasional di SMKN 3 Pangkep
Gerakan Sekolah Sehat Ceria di SDN Inpres 129 Bantimurung
TIM KKN-T UNM Adakan Pemilihan Duta Lingkungan Hidup
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:39 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pembekalan dan Pelepasan KKN

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:27 WITA

Penilaian KKN UNM Kini Terintegrasi SAKU

Jumat, 31 Oktober 2025 - 22:13 WITA

KKN Internasional UNM di Malaysia, Mahasiswa Ajarkan Anak Indonesia di Sekolah Setempat

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:11 WITA

Mahasiswa KKN UNM Angkatan XXXI Pangkep Tanamkan Nilai Moral di Era Digital

Minggu, 14 September 2025 - 00:38 WITA

Tim KKN UNM Gelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat di Desa Balusu

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA