PROFESI-UNM.COM – Mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM), Siti Rahma sabet medali emas Cabang Olahraga (Cabor) menembak pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) Sulsel ke-XVII. Ia melakukan pertandingan Minggu, (23/10) lalu.

Menjadi perwakilan Makassar, Rahma sapaannya, mengaku menjalani seleksi yang ketat. Ia harus mendapatkan nilai tertinggi dalam pertandingan babak seleksi dengan melawan seluruh club yang ada di Makassar.

“Menurut ku tidak gampang bisaki wakili kota Makassar. Bangga juga, saya satu-satunya atlet menembak mahasiswi UNM yanh bisa wakili kota Makassar,” katanya.

Dibalik prestasi yang Ia raih saat ini, mahasiswi asal Makassar ini ternyata pernah merasakan sakit hati karena kecurangan saat ingin melangkah ke ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Nama Siti Rahma dicoret dan digantikan nama anak dari pelatihnya.

“Mauka cerita sedikit, Saya pernah dipilih untuk kejurnas tapi entah kenapa tiba-tiba dicoret dan diganti sama anak pelatih tersebut. Memang saya tidak melawan dan berkomentar, kuserahkan sama Allah SWT biarkan dibalas yang diperbuat,” jelasnya.

Selain mendapat medali emas, Rahma mendapat sejumlah uang dari KONI Kota Makassar. Namun ternyata sampai detik ini, Ia mengungkapkan belum mendapatkan perhatian dari pihak Fakultas dan Universitas.

“Alhamdulillah ada amplop dari KONI kota Makassar. Kalau dari pihak universitas atau fakultas tidak ada sama sekali kepeduliannya,” ungkapnya.

Hal ini membuat dirinya berharap agar Pihak Pimpinan Fakultas dan Universitas lebih memberikan perhatian kepada mahasiswa UNM yang sudah berjuang di Medan Laga.

“Memang iya bukan mewakili UNM tapi kan di persuratan tertera mahasiswa asal UNM,” harapnya kepada Pimpinan Fakultas dan Universitas.

Mahasiswi angkatan 2019 ini pun mengungkapkan dirinya sudah menekuni olahraga menembak sejak dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan masuk dalam organisasi Perbakin. (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A