PROFESI-UNM.COM – Komunitas Mahasiswa Disabilitas Universitas Negeri Makassar (UNM) mempersembahkan lagu berjudul “Isyarat yang telah mati.” lagu itu mereka sajikan pada acara peringatan Bahasa Isyarat internasional 2022 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Parangtambung pada minggu (25/9) lalu.

Lagu ini di ciptakan oleh mahasiswa alumni UNM. Adapun mahasiswa yang membawakan lagu berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Fakultas Seni dan Desain (FSD).

Pembina Komunitas, Selvi mengatakan bahwa ini merupakan bentuk pengembangan komunitas mahasiswa disabilitas. Persembahan yang ditampilkan oleh mahasiswa tunanetra menyanyi dan memetik gitar. Sementara mahasiswa tunarungu menyajikan bahasa isyarat.

“Untuk saat ini kegiatan pelatihannya masih sebatas ini, netra menyanyi dan bermain musik dan yang tuli berbahasa isyarat,” katanya.

Sementara itu, dosen FSD ini menyebutkan penampil berjumlah 13 orang yang terdiri dari 4 mahasiswa tunanetra dan 9 mahasiswa tunarungu.

“4 mahasiswa tunanetra dan 9 mahasiswa tuli,” sebutnya.

Dengan membawakan lagu yang sama, mereka juga menampilkan Peace and Cultural Night di Anjungan Pantai Losari. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili