PROFESI-UNM.COM– Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kebutuhan Khusus (HMJ PKh) Fakultas Ilmu Pengetahuan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) menggelar kegiatan pelatihan bahasa isyarat. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Ulo, Kecamatan Bone, Kamis (29/7).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian Bakti Sosial (Baksos) HMJ PKh dengan tema “Gerak Nyata Mahasiswa Torehkan Inklusi Untuk Bangsa” yang diikuti oleh 60 mahasiswa. Pelatihan bahasa isyarat dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan pemberian materi seputar isyarat abjad pengenal dan bahasa sehari-hari.

Sekretaris Bidang Media Publikasi dan Komunikasi, Nurhidayah Humairah mengatakan tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah agar tidak ada diskriminasi terhadap penyandang tuli. Ia menambahkan pelatihan bahasa isyarat juga mendapat respon sangat baik dari masyarakat.

“Agar masyarakat tahu untuk berkomunikasi dengan teman tuli itu lebih baik pakai bahasa isyarat,” katanya.

Lebih lanjut, mahasiswa yang kerap disapa Humairah itu menuturkan perasaannya selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, jarak yang lumayan jauh dan medan yang cukup berat terbayarkan dengan keramahan masyarakat desa.

“Perasaan selama mengikuti kegiatan ini tentunya bahagia karena bisa merasakan langsung berbagi ilmu ke masyarakat,” tuturnya.(*)

Mahasiswa asal Enrekang ini juga mengungkapkan cuaca yang tidak menentu di lokasi merupakan kendala yang dihadapi selama kegiatan berlangsung.

“Cuaca kadang panas dan hujan jadi banyak teman panitia terganggu kesehatannya jadi kami selalu saling memberi semangat,” ungkapnya.

*Reporter: Isnayanti/Editor: Andi Nurul Izzah Ilham