PROFESI-UNM.COM – Prestasi membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasisiwa (UKM) Pinisi Choir Universitas Negeri Makassar (UNM). Paduan suara mahasiswa ini raih 2 medali emas di ajang Bali International Choir Festival ke-11, Rabu, (27/7).

Dua medali tersebut berasal dari kategori Folksong dengan 85,33 poin dan kategori Mix Youth Choir dengan  83,62 poin. Ketua Umum Pinisi Choir, Muh. Arfah Awaluddin mengungkapkan rasa syukurnya terhadap capaian ini.

Mahasiswa yang kerap disapa Arfah ini menjelaskan, waktu latihan anggota kurang lebih 5 bulan dan banyak memberikan suka duka. Anggota tim rela mengorbankan waktu, tenaga, hingga materi. Menurutnya, prestasi ini merupakan kado termanis untuk Dies Natalis UNM.

“Banyak hal yang sudah teman-teman korbankan. Di samping semua itu, segala doa dan upaya telah kami lakukan, dan akhirnya membuahkan hasil 2 medali emas,” jelasnya.

Lanjut, ia mengatakan persiapan mengikuti ajang ini cukup lama. Terdapat proses seleksi terhadap anggota sebelum masuk dalam tim untuk mengikuti kompetisi. Proses latihannya pun dilaksanakan 4 kali seminggu.

Selain itu, tantangan yang paling berat menurut Arfah adalah menjaga mental juara para anggota tim. Hal itu karena ajang ini diikuti oleh 93 grup peserta dari 28 negara.

“62 grup paduan suara hadir langsung di Bali, termasuk satu grup asing dari Filipina. Hal tersebut tentunya menjadi tantangan besar bagi kami untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya.

Terakhir, Arfah menuturkan rasa terima kasihnya kepada para senior UKM Pinisi Choir serta antusiasme pihak kampus yang telah memberikan dukungan sehingga bisa sampai ke titik ini.

“Tidak sedikit pihak-pihak yang memberikan semangat personal dan rasa antusias yang tinggi terhadap lomba ini,” tuturnya. (*)

*Reporter: Andi Nurul Izzah Ilham