Kemkominfo Ancam Blokir Aplikasi yang Belum Terdaftar di PSE

0
310
Menkominfo saat diwawancarai persoalan pemblokiran aplikasi yang belum terdaftar di PSE (Foto: Int)

PROFESI-UNM.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan akan memblokir beberapa aplikasi yang belum terdaftar dalam sistem registrasi. Tak hanya itu, Kemkominfo juga memberi tenggak batas akhir pendaftaran Penyelengara Sistem Elektronik (PSE) terhitung pada hari ini, Rabu (20/7).

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, pendaftaran harus dilakukan guna memenuhi syarat perundang-undangan. Beberapa aplikasi tersebut diberikan tenggat waktu sebelum dilakukan pemblokiran.

“Harus melakukan pendaftaran PSE untuk memenuhi persyaratan perundang undangan kita paling lambat tanggal 20 juli ini sudah harus ya melakukan pendaftaran,” katanya.

Sejauh ini, aplikasi PUBG Mobile, Mobile legends yang sedang dalam proses pendaftaran PSE. Sementara itu, data Kominfo menunjukan PSE yang sudah mendaftar antara lain Gojek, Traveloka, Tokopedia, Ovo, TikTok, Resso, Spotify, Helo, Daily Motion, Mi Chat, dan Linktree ditambah Instagram, WhatsApp, dan Facebook.

Lebih lanjut, Menkominfo menjelaskan bahwa pendaftaran melalui Online Single Submission (OOS) mudah dilakukan. Johnny G Plate menegaskan tidak ada alasan kesusahan dalam proses administrasi tersebut.

“Pendaftaran mudah dilakukan melalui OOS atau online single submission, jadi tidak ada alasan hambatan administrasi,” jelasnya.

Pendaftaran PSE sendiri merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019. Aturan ini bertujuan menjaga ruang digital di Indonesia. (*)

*Reporter: Putri Ayu Andini/Editor: Ahmad Husen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini