Pemred LPM Institut Ungkap Cara Liput Isu Kekerasan Seksual

0
109
Pembahasan soal kekerasan seksual dalam Webinar Jurnalisme LPM Marhaen, (Foto: Firmansyah).

PROFESI-UNM.COM – Syifa Nur Layla, Pemimpin Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Institut mengungkapkan cara meliput isu Kekerasan Sekual (KS) dengan perspektif korban dan strategi mitigasi bagi Pers Mahasiswa (Persma). Hal itu diungkapnya saat menjadi narasumber pada Webinar Jurnalisme oleh LPM Marhaen, Sabtu (25/6).

LPM Marhaen menghadirkan tiga narasumber pada webinarnya yaitu Syifa Nur Layla (Pemimpin Redaksi LPM Institut), Ade Wahyudin (Direktur Eksekutif LBH Pers), dan Erwin Dariyanto (Manager Editor detik.com).

Pada webinar tersebut topik yang diangkat adalah Upaya Mitigasi Pers Mahasiswa dalam Mengangkat Isu Sensitif. Syifa mengatakan saat meliput persoalan KS, sebagai Persma harus punya pegangan yang kuat.

“Ketika meliputi KS kita perlu kuat baik secara internal maupun eksternal supaya meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Di samping itu, Erwin Darianto juga menjelaskan pentingnya melindungi korban ketika meliput berita KS, serta perlu melakukan verifikasi ulang dan tidak mengubah pernyataan narasumber agar tidak terjadi diskriminasi dan kekerasan.

Lebih lanjut, Ade Wahyudin memaparkan cara perlindungan dan upaya mitigasi ancaman untuk Persma.

“Kalau teman-teman siap mendorong suatu kebijakan yang melindungi Persma yang meliput KS, ayo kita bareng-bareng, kita kumpulin dan kita konsolidasi,” katanya. (*)

*Reporter: Firmansyah/Editor: Mujahidah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini