PROFESI-UNM.COM – Sistem ekonomi adalah sistem untuk mengatasi masalah kelangkaan yang digunakan untuk membuat pilihan tentang alokasi sumber daya yang terbatas untuk digunakan seefisien mungkin. Ada tiga pertanyaan mendasar dalam ekonomi, yaitu:

  1. Apa yang akan diproduksi?
  2. Bagaimana seharusnya itu diproduksi?
  3. Untuk siapa itu diproduksi?

Sistem ekonomi memiliki tiga jenis sistem, yaitu:

  1. Sistem Ekonomi Tradisional
    Sistem Ekonomi Tradisional adalah peran bersama dalam perekonomian yang dilandasi oleh kesamaan garis nenek moyang. Aktivitasnya diselenggarakan di tingkat desa dengan produk-produk tanaman rakyat tradisional dan memanennya secara bersama-sama dengan orang tua dan kakek nenek mereka. Sebagian besar produk yang dihasilkan adalah produk-produk yang telah lama dilakukan. Sistem ini masih dijumpai di tempat-tempat pedesaan di Amerika Selatan, Asia, dan Afrika.
  2. Sistem Ekonomi Perintah
    Sistem Ekonomi Perintah adalah pembuat keputusan utama. Rencana-rencana pemerintah menetapkan apa yang akan diproduksi, bagaimana mengalokasikan sumber daya untuk memproduksinya, dan bagaimana (dan kepada siapa) produk akan dijual. Hal ini menunjukkan bahwa setiap warga negara tidak bisa hanya memiliki untuk membuka usaha pribadi mereka sendiri tanpa peran pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya yang digunakan. Dalam sistem ekonomi perintah, pemerintah memiliki dan mengoperasikan sebagian besar alat-alat produksi.
  3. Sistem Ekonomi Pasar
    Sistem Ekonomi Pasar adalah sistem ekonomi yang ditentukan oleh sebagian besar pembeli dan penjual di pasar. Profit bertindak sebagai insentif untuk produksi. Konsumen akan melakukan pembelian produk dan di pasar membantu penjual membuat keputusan tentang produk tersebut. Sumber daya mengalir ke industri-industri yang memproduksi produk-produk yang menguntungkan. Dalam sistem ini, warga negara dan pembisnis/pelaku ekonomi mengoperasikan sebagian besar alat-alat produksi.

Tulisan ini dikutip dari buku “Pengantar Ekonomi Mikro & Makro: Edisi Revisi” oleh Paulus Kurniawan & Made Kembar Sri Budhi, diterbitkan oleh Penerbit Andi pada tahun 2018. (*)

*Reporter: Aqmal Maulana Yusup/Editor: Mujahidah