Karta Jayadi Paparkan Strategi Revitalisasi Seni Budaya dalam Orasi Ilmiahnya

0
26
Karta Jayadi sedang memaparkan orasi ilmiahnya pada sidang terbuka pengukuhan guru besar (Foto : Muh. Rafli Nugraha).

PROFESI-UNM.COM – Karta Jayadi baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Antropologi Seni. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan orasi ilmiah, salah satunya mengenai strategi revitalisasi seni budaya Nusantara, Kamis (23/6).

Menurut WR II ini, strategi revitalisasi merupakan upaya yang sistemik untuk mempertahankan dan mengukuhkan keberadaan potensi seni budaya yang ada di Nusantara. Selain itu, revitalisasi menciptakan nilai adaptif agar tetap terjaga sebagai identitas di tengah masyarakat.

“Dalam posisi seperti ini terjadi sebuah keberlanjutan bentuk dan model seni budaya yang ada, kemudian mengalami penyesuaian-penyesuaian pada bagian tertentu dengan tetap mengidentifikasi diri pada nilai-nilai lokal,” katanya.

Lebih lanjut, Eks Dekan FSD UNM ini menerangkan, prinsip revitalisasi terbagi atas faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang ia terangkan adalah aspek reformatif dan deformatif, di mana aspek reformatif adalah perubahan peruntukan, sedangkan deformatif adalah pengayaan tampilan.

“Aspek reformatif adalah penyesuaian elemen seni sesuai kebutuhan sehingga mendapat identitas dan bisa diterima oleh masyarakat, contohnya batik. Sedangkan aspek deformatif adalah memandang seni budaya sebagai modal dasar untuk menciptakan duplikasi agar mendapatkan alternatif pilihan” ungkap pria kelahiran 1965 itu.

Selain itu, Karta menambahkan faktor eksternal dari strategi revitalisasi di antaranya aspek fisik seperti tata lingkungan, aspek ekonomi seperti bagaimana karya seni tersebut memiliki pendapatan serta aspek sosial di mana masyarakat bisa memengaruhi seni tersebut.

“Aspek eksternal adalah pendukung suatu seni dapat menentukan keberadaan seni bisa diterima oleh khalayak luas,” tambahnya.

*Reporter: Muhammad Rafli Nugraha/Editor: Andi Nurul Izzah Ilham

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini