RROFESI-UNM.COM – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik memutasi Gufran Darma Dirawan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk bertugas kembali di Universitas Negeri Makassar sebagai akademisi. Keputusan tersebut sebagai respon surat permohonan penarikan jabatan oleh Rektor UNM pada Senin, (9/5).

Rektor UNM, Husain Syam mengatakan penarikan tersebut dilakukan karena Gufran dibutuhkan tenaganya sebagai guru besar di Fakultas Teknik UNM.

“Jadi kalau ditanya alasannya, pertama karena Gufran dibutuhkan sebagai dosen dan kedua, mungkin belum cukup matang. Tidak sesuai ekspektasi dan harapan, tidak ada akselerasi. Ketika kita kasih di sana (Sulbar), kita harap ada akselerasi pembangunan pendidikan, tapi ternyata tidak,” kata Husain, kepada Radarsulbar.co.id, Minggu, (5/5) seperti dikutip Profesi.unm.com.

Meski demikian, ia meminta semua pihak agar tidak berspekulasi lain, terkait surat permohonan penarikan Gufran tersebut.

“Sama dengan kepala dinas pendidikan di Kabupaten Gowa, Sulsel. Tahun lalu juga kembali ke UNM karena saya tarik. Jadi jangan berspekulasi. Meskipun dia masih mau tapi kalau saya tarik, harus kembali,” ujarnya.

Menurutnya, surat permohonan tersebut murni karena Gufran sangat dibutuhkan kembali sebagai dosen di UNM, demi peningkatan kemajuan akademik. (*)

*Reporter: Agatoni Buttang