Beredar Curhatan Korban Pelecehan Seksual di FT UNM, Mahasiswa Sampai Alami Trauma

0
412
Ilustrasi pelecehan seksual, (Foto: Rezky Nurhalizah).

PROFESI-UNM.COM – Curhatan beberapa penyintas kasus kekerasan seksual tersebar di akun Mekdiunm. Terduga pelaku dikabarkan adalah salah satu dosen di Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, UNM, Selasa (31/5).

Zea (nama samaran) ingat betul peristiwa itu. 17 April 2022, menjadi hari yang menakutkan bagi Zea. Terduga pelaku yang berinisial A, secara tiba-tiba menyentuh pahanya dengan sengaja. Zea yang sedang asik dengan urusan kampusnya lalu secara spontan menepis tangan dosen tersebut.

“Kaya mau na raba paha tapi na rabami baru langsungka menghindar, adaji temanku liatka,” tutur zea kepada awak Profesi.

Peristiwa yang dialami Zea membekas dan mengganggu psikisnya. Zea mengaku trauma dan takut untuk sekedar menatap wajah terduga pelaku. Setiap bertemu di kampus, ia lebih memilih untuk menundukkan kepala untuk menghindari kontak mata secara langsung.

“Semenjak itu pas mauya na sentuh, biasa kalau di jurusan ka na adai, tundukka kayak ada trauma,” ucapnya.

Kisah serupa juga datang dari salah satu mahasiswi berinisial AB. Dengan terduga pelaku yang sama, AB membeberkan kebiasaan dosen tersebut ketika di kelas. Sehabis perkuliahan berakhir, tangan AB acap kali dicium tanpa persetujuan.

“Setiap diakhir perkuliahan, sebelum pulang mahasiswa salim terlebih dahulu dan  dosen tersebut mencium tangannya, padahal saat itu sedang bulan ramadan,” tulis korban di akun Mekdiunm.

Tak hanya itu, AB juga pernah mendapatkan perlakuan kekerasan seksual ketika mengurus nilai. Tepat di depannya, terduga pelaku tetiba meraba kakinya. Hal tersebut membuatnya takut dan menyuruh temannya untuk menelepon agar bisa cepat keluar dari ruangan dosen A tersebut.

“Sempat menegur dosen tersebut atas tindakannya yang mengelus dan meraba betisnya, namun malah tidak digubris sama sekali. Dosen A ini hanya bilang “Dingin juga kakiku,” ungkap A dalam curhatannya.

*Reporter: Mustika Fitri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini