PROFESI-UNM.COM – Untuk melakukan transaksi keuangan, kita lakukan di berbagai pasar keuangan yang tersebar dalam berbagai jenis, tergantung dari jenis jenis produk keuangan yang diinginkan. Dalam praktiknya jenis-jenis pasar keuangan yang ada antara lain yaitu:

  1. Pasar Modal (Capital Market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka panjang dalam bentuk surat berharga seperti obligasi dan saham. Jangka waktu surat berharga yang ditawarkan biasanya berumur lebih dari satu tahun.
  2. Pasar Uang (Money Market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka pendek dalam bentuk surat berharga, seperti deposito berjangka Wessel dan promes di dalam jangka waktunya kurang lebih dari satu tahun.
  3. Pasar Valuta Asing (Forieght Exchange Market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan transaksi valuta asing (mata uang asing), baik spot transaction, forward transaction, dan swap transaction.
  4. Pasar kredit konsumen (Costumer Credit Market), yaitu pasar yang melayani pembiayaan pinjaman untuk pembiayaan konsumen atas produk baik barang maupun seperti pembelian mobil, motor, perlengkapan rumah tangga,
  5. Pasar Hipotek (Mortgage Market), yaitu pasar yang melayani pinjaman untuk lahan real estate/perumahan, komersial, industri, dan pertanian.
  6. Pasar Komoditas (Future Market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan jual beli komoditas tertentu seperti produk pertanian.

Semua jenis pasar keuangan ini melakukan kegiatan yang berhubungan dengan penghimpunan dana, penyaluran dana, transaksi tukar menukar mata uang.  Artinya, pasar keuangan melibatkan pembiayaan keuangan baik melalui surat berharga maupun pembiayaan atau pinjaman.

Tulisan ini kutip dari buku “Analisis Laporan Keuangan” oleh Dr. Kasmir, S.E., M. M halaman 51-52, diterbitkan oleh PT RAJAGRAFINDO PERSADA. (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah