Ilustrasi Program Pertukaran Mahasaiswa Merdeka, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memperpanjang waktu pendaftaran Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) hingga 2 Juli 2021. Melalui Program PMM, mahasiswa bisa merasakan belajar di universitas lain.

Hal ini diharapkan dapat membuka ruang pertemuan bagi mahasiswa untuk berjumpa, bercerita, dan berbagi hingga antarpulau selama satu semester. Sebanyak 20 ribu mahasiswa menjadi target dalam PMM.

Sesuai Kepmen Nomor 74/P/2021 yang memberikan jaminan pengakuan 20 SKS untuk kegiatan pembelajaran di program Kampus Merdeka, mahasiswa yang mengikuti program ini akan mendapatkan pembelajaran sebanyak 20 SKS yang dapat diikuti dengan tiga skema.

Skema pertama adalah 20 SKS penuh di universitas penerima secara luring. Skema kedua adalah 10 SKS di universitas penerima secara luring dan 10 SKS di universitas asal secara daring. Untuk skema ketiga, total 20 SKS bisa dilakukan secara kombinasi dengan 10 SKS di universitas penerima secara luring, dan 10 SKS untuk beberapa mata kuliah baik di universitas penerima mau pun universitas asal secara daring.

Meski demikian, pandemi COVID-19 masih menjadi pertimbangan dalam pertukaran secara penuh, pasalnya, kebijakan perpindahan mahasiswa akan disesuaikan dengan kebijakan penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah pusat dan/atau daerah universitas penerima mau pun universitas asal. Mekanisme pertukaran secara daring pun sudah disiapkan sebagai alternatif program jika perpindahan secara luring dibatasi.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, segera kunjungi:
https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/pertukaranMahasiswaMerdeka2021/?utm_source=PMMPage&utm_medium=PlatformUpdate&utm_ca (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A