Plang nama Fakultas Kedokteran UNM, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) menargetkan akan buka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedoteran tahun depan. Prodi ini akan dibuka di gedung baru Kampus V UNM Pare-Pare yang tahun ini akan diresmikan dan secara informal sudah menjalin kerja sama dengan pemerintah setempat, Senin (9/5).

Selain itu, Prodi Kedokteran juga akan melakukan perjanjian kerjasama dengan dua Rumah Sakit setempat yaitu RS dr. Hasri Ainun Habibie dan RS Andi Makkasau.

Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I), Hasnawi Haris mengingat banyak kabar beredar bahwa UNM akan buka Fakultas Kedokteran.

Ia mengatakan bahwa saat ini UNM baru akan mengusulkan prodi tersebut karena tidak bisa langsung membuka fakultas baru. Hasnawi masih berusaha memburu izin operasional dari kementerian dan berusaha memenuhi persayaratan-persyaratan lainnya untuk pembukaan prodi baru di Perguruan Tinggi tahun ini.

“Masih kita buru agar kita dapat SK atau SOP (izin) dari kementerian karena saya dengar-dengar sih tidak sama dengan prodi lain, prodi ini cukup rumit dan harus orang semangat mengurus itu. Targetnya itu tahun ini. Tapi tahun ini kita belum terima mahasiswa yang penting sudah terdaftar dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, alasan pembukaan prodi ini dikatakan untuk merespon permintaan layanan Kesehatan dari masyarakat. Kemudian, Kampus V UNM Pare-Pare yang dipilih untuk menampung prodi ini karena di Makassar sudah cukup banyak kedokteran. Hasnawi menambahkan bahwa mengatakan akses ke kampus tersebut juga tidak sulit untuk dijangkau.

“UNM ini kan merespon permintaan layanan Kesehatan. Di Makassar ini kita menganggap bukan kita tidak bisa, tapi kita menganggap sudah cukup banyak kedokteran. Nah, kebetulan kita punya kampus disana (Pare-Pare) dan nyatanya diluar kampus utama boleh didirikan. Selain itu, kita menganggap lebih mudah pengurusannya, yang kedua, jangan numpuk di Makassar. Pare-pare juga bukan tempat yang sulit dijangkau, 1 jam ji kalau nanti sudah beroperasi kereta jalur cepat,” tambahnya. (*)

*Reporter: Ahmad Husen