Rencananya, Prodi Kedokteran akan menempati kampus V Pare-pare UNM sebagai tempat perkuliahan. (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) saat ini tengah menyiapkan pembukaan Program Studi (Prodi) baru yaitu Pendidikan Kedokteran. Hal ini diungkapkan oleh Rektor UNM Husain Syam, studi banding pun dilakukan untuk melihat persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuat prodi tersebut.

Salah satu studi banding yang dilakukan yaitu mengujungi Program Studi Pendidikan Kedokteran  Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali. Husain ditemani dengan Wakil Rektor dan petinggi UNM.

Rektor UNM Husain Syam mengungkapkan keinginannya untuk studi banding ke Undiksha karena untuk kluster Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Undiksha adalah perguruan tinggi yang pertama kali memiliki Program Studi Pendidikan Kedokteran di antara kampus LPTK yang ada.

“Sejak awal memang kami ingin UNM bisa menghadirkan prodi layanan di masyarakat, khususnya Ilmu  Kedokteran, seperti yang ada di Undiksha,”.

“Karena itu, saya juga tidak mengatakan Undiksha di bawah grade dari kita, itu sama pergerakannya. Karena ada yang lebih di UNM dan ada yang kurang, begitu pula sebaliknya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, menurutnya kehadirannya di Undiksha bersama sejumlah pejabat universitas maupun fakultas.

Mulai dari Ketua Senat, Wakil Rektor, dan Ketua Program Pascasarjana sebagai bentuk keseriusan pihaknya untuk belajar dalam rangka mempersiapkan berbagai hal guna mewujudkan Prodi Pendidikan Kedokteran.

“Kami membawa rombongan keseluruhan. Ini maksudnya bahwa kita serius ingin belajar tentang Prodi Pendidikan Kedokteran di Undiksha,” katanya.

Bila prodi ini berdiri maka terhitung sudah enam prodi yang didirikan UNM dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang.

Dari informasi yang terhimpun rencananya prodi ini akan ditempatkan di kampus V Pare-pare UNM saat ini tengah mengebut pengerjaan proposal pendirian.

Menurut Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Karta Jayadi mengatakan hingga saat ini proses pembukaan Prodi Pendidikan Kedokteran masih dalam penyusunan proposal. “Masih proses proposalnya, secepatnya,” katanya saat dikonfirmasi Kamis (3/3). (ara) (*)

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Edisi 254