PROFESI-UNM.C0M – Memasuki pekarangan halaman belakang kampus, mata kami langsung disambut oleh hamparan rawa akibat kampus yang tak terurus. Jika dilihat dari depan kampus, memang terlihat kampus ini lumayan bersih. Namun, jika sudah melangkah ke arah belakang sudah nampak rumput panjang seperti tidak pernah dibersihkan.

Ramainya aktivitas mahasiswa mulai terasa, lantaran kebanyakan lembaga mahasiswa melakukan program kerjanya di hari libur. Namun, tak nampak satupun cleaning service yang beroperasi hari itu.

Kami pun lanjut berkeliling, terlihat beberapa lokasi dipenuhi tenda-tenda karena sedang melakukan kegiatan pramuka. Sementara beberapa kelas dipenuhi inventaris kelembagaan. Tak lama berkeliling kami disapa oleh seorang satpam yang sedang berkeliling patroli, Beni.

Ia mengaku, kampus PGSD Bone beberapa hari ini sedang ramai, apalagi hari libur banyak lembaga yang memanfaatkan beberapa kelas untuk melakukan kegiatan kelembagaan mereka lantaran kekurangan ruangan dan sekretariat.

“Ada kegiatan program pramuka jadi ramai lagi, memang kalau waktu libur itu anak-anak pakai beberapa kelas untuk ruangan aktivitas kelembagaannya toh,” katanya.

Pengurus Himpunan Mahasiswa PGSD Bone, Andi Anwar juga mengatakan hal serupa “Ini tendanya anak-anak yang sedang pramuka, kalau kelas itu dipakai sama anak-anak sebagai sekretariat sementara waktu, kalau tidak ada program perkuliahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPP Kampus UNM Bone, Abdul Hafid mengatakan setiap hari cleaning service melakukan tugasnya. Setiap pagi mereka selalu rutin membersihkan kampus. “Tidak tuh, pagi mereka datang. Mereka (mahasiswa) tidak datang kapang itu, siang-siang baru datang atau sore. Jadi, pagi harus stand by karena diabsen. Tanda tangan di bawah itu, cleaning service-nya,” tuturnya.

Abdul Hafid pun mengatakan di UNM Bone terdapat tiga orang cleaning service yang bertugas untuk membersihkan ruangan kelas dan mengecek semua peralatan elekronik yang ada. “Ada tiga itu cleaning service. Pagi mereka datang karena dikontrol bersih atau tidak ruangan, menyala atau tidak elektronik. Itukan mereka yang ditugaskan cek ruangan,” ujar guru besar UNM Bone ini.

Ia juga mengatakan jika nanti perlu dilakukan pembangunan untuk membenahi ruangan yang masih kurang. UNM Bone masih memiliki banyak lahan kosong untuk
melakukan pembangunan .

“Kalau luasnya area kampus ini, sekitar dua hektare. Banyak di belakang lahan kosong, tinggal bagaimana pengambil kebijakan membangun,” tambahnya. (tim) (*)

*Tulisan ini telah terbit di tabloid edisi 254