Sosok Emmy Saelan, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Emmy Saelan adalah salah seorang pejuang wanita asal Sulawesi Selatan yang berperan dalam mempertahankan Republik Indonesia. Ia adalah sosok perawat yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan pada tahun 1946 silam.

Dikutip dari detik.com, Makassar – Emmy Saelan adalah salah seorang pejuang wanita asal Sulawesi Selatan yang berperan dalam mempertahankan Republik Indonesia. Ia adalah sosok perawat yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan pada tahun 1946 silam.

Nama Emmy Saelan santer disebut saat Belanda ingin menguasai kembali Indonesia setelah kemerdekaan diproklamasikan secara nasional. Upaya Belanda itu terjadi sekitar tahun 1945-1949 melalui peristiwa agresi militer pertama dan kedua.

Dari upaya-upaya Belanda itu, maka lahirlah laskar-laskar perlawanan di berbagai wilayah. Di Makassar dan sekitarnya juga banyak. Anggotanya bisa siapa saja, baik pemuda, wanita, hingga bangsawan.

Emmy Saelan kemudian bergabung dengan Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) di bawah komando Ranggong Daeng Romo pada tahun 1946. Hal ini dilakukan Emmy Saelan untuk melawan niat Belanda kembali menguasai Indonesia pada masa itu.

“Bentuk perlawanannya macam-macam. Terjun langsung ke dalam medan pertempuran, membantu pasukan yang bertempur langsung, menjadi mata-mata, dapur umum, persiapan-persiapan lainnya dan sebagainya,” tutur Sejarawan Universitas Hasanuddin (Unhas) Ilham Daeng Makkelo.

Dalam Jurnal Nasional berjudul “Emmy Saelan: Perawat yang Berjuang”, sejarah mencatat bahwa Emmy Saelan berperan dalam pemogokan “Stella Marris”. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap penangkapan Gubernur Sulawesi Sam Ratulangi.

Emmy Saelan lahir di Makassar pada 15 Oktober 1924, dengan nama asli Salmah Soehartini Saelan. Nama Emmy Saelan merupakan sapaan akrabnya. Selain sapaan “Emmy Saelan” terdapat sapaan lain yang melekat pada dirinya, salah satunya “Daeng Kebo”. Sapaan tersebut melekat pada diri Emmy Saelan lantaran ia memiliki kulit berwarna putih.

Sapaan lain yang melekat pada Emmy Saelan adalah Daeng Karo. Julukan ini merupakan nama samaran yang digunakan oleh rekan-rekannya dalam Kelasykaran Lipang Bajeng. Daeng Karo dalam bahasa Makassar berarti gesit atau cepat.

Selengkapnya dapat dibaca melalui detik.com (*)

*Reporter: Annisa Asy Syam. A