PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Bersatu kembali menggelar aksi Menuju Reformasi Jilid II di Jalan A.P. Pettarani depan Tugu UNM. Diperkirakan, jumlah massa aksi yang tergabung sebanyak 156 orang, Jum’at (15/4).

Sebelumnya, pada Senin (11/4) Mahasiswa UNM Bersatu telah melakukan aksi besar-besaran di titik lokasi yang sama.

Jenderal lapangan, Muhammad Ihsan Irawan menjelaskan aksi ini digelar sebagai bagian dari aksi kampanye Mahasiswa UNM Bersatu dengan kembali mengangkat tuntutan pada demo 11 April.

“Ini bagian dari aksi kampanye teman-teman mengangkat kembali isu yang diangkat pada tanggal 11,” tutur Ihsan pada awak profesi.

Sementara itu, salah satu orator aksi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Fahri menyebut bahwa aksi unjuk rasa yang digelar hari ini tidak lepas dari isu pemerintah yang tidak kompeten dalam menangani permasalahan negara.

“Hari ini kita turun ke jalan sebagai bukti bahwa pemerintah tidak becus mengurus negara,” serunya dalam orasi.

Adapun isu tuntutan yang kembali diangkat pada aksi kali ini, yaitu:

  1. Tolak kenaikan harga BBM
  2. Tolak kenaikan PPN
  3. Tolak kenaikan harga sembako
  4. Hentikan dan Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM
  5. Cabut UU yang tidak Pro terhadap rakyat (UU No.12 Tahun 2012, UU Minerba, UU ITE, UU Cipta lapangan kerja, UU KPK)
  6. Buruknya kinerja DPR RI. (*)

*Reporter: Nur Arrum Suci Katili