PROFESI-UNM.COM – Aksi lanjutan menuju reformasi jilid II yang dilakukan Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Bersatu menimbulkan kemacetan di Jalan A.P. Pettarani, Jumat (15/4).

Kemacetan dimulai dari depan Tugu UNM sampai depan Menara Pinisi. Menanggapi hal ini,  Satlantas Polsek Rappocini turun tangan menjaga keamanan dan mencegah massa menutup jalan sepenuhnya sehingga pengendara masih bisa bergerak meskipun terjadi kepadatan.

Salah seorang petugas kepolisian, Supardi menuturkan hal yang wajar bagi mahasiswa menyampaikan aspirasinya melalui aksi, namun sebaiknya mempertimbangkan waktu dan situasi lalu lintas.

Pengguna jalan melonjak saat sore hari, terlebih pada bulan puasa. Adanya aksi di sore hari sangat menghambat lalu lintas sehingga bisa saja masyarakat tidak mendukung.

“Mahasiswa menyuarakan aspirasinya, tapi di sisi lain masyarakat jadi terhambat perjalanannya. Silakan melakukan aksi, tapi tolong perhatikan kelancaran jalan. Massa seharusnya mempertimbangkan waktu dan situasi lalu lintas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ia berharap massa tidak menutup jalan sepenuhnya sehingga pengendara tidak terhambat dengan adanya aksi.

“Tetap lanjut aksi, tapi jangan menutup jalan sepenuhnya. Jadi massa dan pengendara masing-masing bisa bergerak,” harapnya. (*)

*Reporter: Andi Gusmaniar Irnawati