PKM UNM Diserang OTK, Dahlan: Ini Pengalihan Isu Nasional

0
173
PKM UNM, (Foto: Dok. Profesi).

PROFESI-UNM.COM – Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) diserang orang tak dikenal, Kamis, 31 Maret lalu.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Keamanan UNM, Dahlan menyebutkan serangan seperti ini sudah sering terjadi. Menurutnya, ini hanya pengalihan isu.

“Sepertinya ini hanya lagu lama yang terulang kembali,” katanya saat ditemui di Pos Security depan Pinisi, Jumat (1/4).

Dahlan mengatakan pelaku penyerangan tersebut telah memantau situasi di kampus. Pasalnya, mereka baru menyerang saat petugas keamanan telah meninggalkan lokasi.

“Dia pantau memang kampus. Nanti saya pergi baru dia menyerang,” ucap Dahlan.

Saat penyerangan terjadi, Dosen Jurusan Pendidikan Kepelatihan itu sedang berada di Hotel Lamacca. Ia juga memantau keamanan hotel tersebut.

Menurut Dahlan, saat ini sedang banyak isu nasional yang luput dari perhatian mahasiswa. Seperti harga minyak goreng yang mahal dan sangat langka serta harga bahan bakar minyak (BBM) yang melonjak.

“Mereka ingin alihkan mahasiswa untuk fokus di internal dan mengabaikan masalah di luar yang dialami masyarakat,” kata pria asal Bone itu.

Isu nasional tersebut, kata Dahlan tidak disadari oleh mahasiswa. Padahal seharusnya mahasiswa mengawal isu tersebut.

“Ini adalah permainan organisasi sayap kiri, ini kan juga pelaku dari luar dan dia disetting sekarang itu mengacaukan di beberapa kampus,” jelasnya.

“Mereka punya kepentingan politik besar di kampus,” lanjut Dahlan.

Ia mengatakan pengalihan isu ini mematikan gerakan mahasiswa.

Sebelumnya diberitakan, gedung PKM diserang OTK. Penyerangan tersebut terjadi sekira pukul 20.25 wita, Kamis (31/3).

Informasi itu disampaikan oleh seorang mahasiswa bernama Mage yang berada di PKM. Ia meminta mahasiswa lain untuk tidak ke PKM, pasalnya suasana sedang tidak kondusif.

“Minta tolong teman-teman tidak usah ke PKM dulu,” katanya. (*)

*Reporter: Sumaya Nursyahidah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini